Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Tingkat Regulasi Diri dalam Belajar Siswa SMK Ragil Ayu Puspitasari; Dini Rakhmawati; farikha wahyu lestari
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 2 (2020): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v7i2.6649

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat regulasi diri dalam belajar siswa di sekolah kelas X Desain Grafis SMK N 11 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode skala dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian 141 siswa dan sampel atau responden yang diapakai pada penelitian ini seluruh populasi yaitu 141 siswa dengan menggunakan probability sampling dengan cara simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala dengan 33 item pernyataan. Teknik analisis data menggunakan hitungan persentase. Aspek yang diukur dari regulasi diri dalam belajar siswa di sekolah, meliputi 3 aspek yaitu, aspek metakognisi, aspek motivasi, dan aspek perilaku. Hasil analisis data menunjukan bahwa tingkat regulasi diri dalam belajar siswa kelas X Desain Grafis SMK N 11 Semarang, 7,80 % dalam katagori sangat tinggi (ST), 62,41% dalam kategori tinggi  (T). 29,79% dalam kategori rendah (R).Kata kunci: Regulasi diri dalam belajar
BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SIMULATION GAMES TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS XI IPS Tsamara Revinda Ibtyandi; Dini Rakhmawati; Farikha Wahyu Lestari
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i2.4276

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik simulation games terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Pemalang. Jenis penelitian ini adalah eksprimen kuantitatif dengan metode penelitian Quasi Experimental menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel yang diambil sebanyak 18 siswa, 9 siswa untuk kelompok eksperimen dan 9 siswa untuk kelompok kontrol dengan menggunakan sampling sistematis. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui instrumen penelitian berupa skala psikologi komunikasi interpersonal dan wawancara. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-test, treatment, dan post-test. Treatment dilaksanakan sebanyak lima kali pada kelompok eksperimen dengan rata-rata 101 menjadi 117,22 meningkat sebanyak 16,22. Hasil uji hipotesis diperoleh hasil thitung = 2,325 dikonsultasikan dengan taraf signifikansi 5% (0,05) yaitu 2,120. Hal tersebut menunjukan bahwa thitung = 2,325 > ttabel = 2,120. Disimpulkan bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik simulation games terhadap komunikasi interpesonal siswa kelas XI IPS SMA Negei 3 Pemalang.Kata kunci : Bimbingan Kelompok, Teknik Simulation Games, Komunikasi Interpersonal
Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Symbolic Modelling Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Kurnia Rahmawati; Tri Suyati; Farikha Wahyu Lestari
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 7, No 4 (2021): JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpi.v7i4.59905

Abstract

The purpose of this research is to find out the effect of classical guidance with Symbolic Modelling technique to the Students’ of Kebonagung Elementary School learning motivation. The approach of this research is quantitative. The type of this research is pretestposttest control design group. The instrument of this research is questioner that consists of 21 items. Test of normality are used Kolmogorov-Smirnov Test and Shapiro-Wilk Test. Test of Homogeneity is used Levene Test. Test of difference is used Paired Sample t Test. The result of this research is experiments group’s learning motivation improved from the average on 48,103, including middle category (C) to the average on 61,068, including high category (B) and the correlation on Paired Sample t Test on 0,946, signification on 0,000 which smaller than 0,05 (0,000 < 0,05). So, it is an effect of classical guidance with Symbolic Modelling technique to the Students’ of Kebonagung Elementary School learning motivation. The effect is nearly perfect and significant.
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN REGULASI EMOSI SISWA KELAS IX SMP 15 SEMARANG Endah Setyoningtyas; Tri Suyati; Farikha Wahyu Lestari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 4 (2024): Agustus : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu (JIMI)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/wpy57978

Abstract

This research was motivated by students' lack of emotional control, which caused several problems at SMP 15 Semarang. For example, students feel that they are still doubtful and uncertain about the concept of emotional regulation, students feel that they are lacking in managing, overcoming and expressing emotions. This type of research is quantitative research with an expo facto analysis design. The population of this research was class IX students at SMP 15 Semarang with a total of 265 students. Class IX I with a total of 32 students was used for tryouts. The sample for this research was 4 classes from 8 population classes with a total of 131 students using cluster random sampling technique. The data collection tool used is a research scale in the form of a questionnaire. The results of the research can be concluded as follows: Based on the results of the Spearman Rank correlation test, the sig. (2-tailed) is 0.603 > 0.05, so it can be concluded that there is a significant relationship. With the level of correlation seen from the Correlation Coefficient value of 0.047, which means the level of correlation is moderate.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK PESERTA DIDIK KELAS XI SMK LPI SEMARANG Nur Afnanda Dewi; Dini Rakhmawati; Farikha Wahyu Lestari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.19763

Abstract

Research on the effectiveness of group counseling services using self-management techniques to reduce the academic procrastination behavior of class The aim of this research is to determine the effectiveness of group counseling services using self-management techniques to reduce the academic procrastination behavior of class XI students at SMK LPI Semarang. This research uses quantitative research, the Pre Experimental Design method with the One Group Pretest Posttest Design model. The sample in this research was 7 students who then became the experimental group. Obtaining the population using purposive sampling technique, using self-management techniques. The data collection tool uses the academic procrastination behavior scale. The results of the hypothesis test were obtained from the paired simple t-test or t test with a significance level of ɑ = 5% (0.05) resulting in the experimental group having a sig value. (2-tailed 0.304 > 0.05) where Ha is accepted, meaning that the treatment given to the experimental group was effective. It can be concluded that group counseling services with self-management techniques are effective in reducing academic procrastination behavior.
Hubungan Antara Kontrol Diri dengan Gaya Hidup Hedonisme Mahasiswa Muhammad Arif Wibowo; Arri Handayani; Farikha Wahyu Lestari
Jurnal Psikoedukasia Vol. 1 No. 1 (2023): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/pnp2mb24

Abstract

Gaya hidup hedonisme adalah pandangan hidup yang dianggap oleh para remaja khususnya bagi kalangan mahasiswa dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin demi menciptakan kesenangan dan kenikmatan dalam hidupnya dengan berbagai sikap, gaya berbicara maupun pola tingkah laku yang ditunjukkan kepada orang lain. Kontrol diri sangat penting dimiliki oleh individu, terutama kontrol diri yang dilakukan untuk dapat menahan godaan dan nafsu dari dalam diri. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki secara empiris hubungan antara gaya hidup hedonisme mahasiswa dan pengendalian diri. Skala Likert digunakan dalam penelitian ini sebagai alat dalam pengumpulan data dan melibatkan mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Semarang sebagai sampel. Hasilnya, Ha yang diajukan dalam penelitian ini diterima dan dinyatakan adanya hubungan yang signifikan antara kontrol diri dengan gaya hidup hedonisme pada mahasiswa. Pengaruh kontrol diri terhadap gaya hidup hedonisme mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Semarang angkatan 2018-2022 adalah sebesar 62,2%.
FAKTOR PENYEBAB PERILAKU SISWA MEMBOLOS SAAT PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) KELAS X MIPA DI SMA NEGERI 3 PATI Tri Anggriani; Arri Handayan; Farikha Wahyu Lestari
Edunesia Journal Vol 1 No 01 (2024): Edunesia Journal: Educational of Indonesian Journal
Publisher : PGRI University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/edunesiajournal.v1i01.5481

Abstract

Akibat dari adanya pembelajaran jarak jauh mengakibatkan siswa kelas X MIPA di SMA N 3 Pati melakukan perilaku menyimpang yaitu perilaku membolos, hal tersebut dapat mempengaruhi dampak yang kurang baik terhadap seorang individu, salah satunya adalah merugikan prestasi akademik siswa, sehingga mengalami penurunan karena dalam hal ini perilaku membolos menuntut siswa untuk tidak mengikuti pembelajaran daring. Permasalahan yang terjadi pada penelitian ini yaitu terdapat pada faktor pribadi, faktor keluarga, dan faktor sekolah. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa faktor penyebab perilaku siswa membolos saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagian besar terdapat pada faktor pribadi dan sekolah, karena akibat pandemic covid-19 pembelajaran di sekolah dilakukan secara daring. Hal ini menyebabkan siswa seringkali tidak mengikuti pembelajaran daring dengan alasan bangun kesiangan akibat begadang dan  merasa kurang bersemangat dalam pembelajaran secara daring, sering merasa bosan dan tidak suka dengan beberapa guru yang kurang jelas pada saat menerangkan pembelajaran kunci: perilaku membolos, pembelajaran jarak jauh (PJJ), siswa
TINGKAT MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 2 MRANGGEN DI MASA PANDEMI Marselo Damar Wulan Wicaksono; Siti Fitriana; Farikha Wahyu Lestari
Edunesia Journal Vol 1 No 02 (2024): Edunesia Journal: Educational Journal Indonesia
Publisher : PGRI University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/edunesiajournal.v1i02.7449

Abstract

Berdasarkan latar belakang masalah permasalahan siswa kelas X SMA Negeri 2 Mranggen  yang muncul antara lain: tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR), mencontek ketika tes/ujian berlangsung, tidak membawa buku ke sekolah, kesulitan dalam mendapatkan informasi tentang cara belajar efektif dan efisien, informasi tentang cara mempersiapkan diri menghadapai tes/ujian, dan informasi tentang kesulitan menumbuhkan semangat belajar yang menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat motivasi belajar siswa kelas X di SMA Negeri 2 Mranggen di masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan mengungkapkan suatu apa adanya. Metode pengumpulan data dan alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner/angket yang berdasarkan kepada data yang ingin diungkap yaitu motivasi belajar siswa.Subyek yang menjadi bahan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 2 Mranggen. Hasil penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Mranggen memiliki kemandirian belajar sangat tinggi, yaitu mencapai prosentase 62,1 % (31 siswa). Saran yang dapat peneliti sampaikan hendaknya meningkatkan motivasi belajar. Kata kunci : Motivasi Belajar, siswa, pandemi
Efektifitas Konseling Kelompok Behavior dengan Teknik Self Management untuk Menurunkan Tingkat Nomophobia ( No Mobile Phone Phobia ) di MAN I Karawang Dedeh Kurnia; Siti Fitriana; Farikha Wahyu Lestari
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i4.2513

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa dampak positif dalam berbagai aspek kehidupan, namun juga memunculkan masalah psikologis baru, salah satunya adalah nomophobia (no mobile phone phobia). Kondisi ini ditandai dengan kecemasan berlebihan ketika individu tidak dapat mengakses telepon genggam. Fenomena tersebut banyak dialami oleh remaja, termasuk siswa madrasah, yang cenderung memiliki ketergantungan tinggi terhadap interaksi sosial berbasis ponsel. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan teknik self-management dalam menurunkan tingkat nomophobia pada siswa kelas XI MAN 1 Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa yang memiliki tingkat nomophobia tinggi berdasarkan hasil pengukuran awal. Intervensi konseling kelompok dilakukan dalam enam sesi dengan fokus pada strategi pengelolaan diri melalui tahapan self-monitoring, self-evaluation, dan self-reinforcement. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor rata-rata dari 31,99 pada pre-test menjadi 23,75 pada post-test. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,012 (< 0,05), yang menandakan terdapat perbedaan signifikan antara tingkat nomophobia sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, konseling kelompok berbasis teknik self-management terbukti efektif dalam menurunkan tingkat nomophobia siswa serta dapat direkomendasikan sebagai strategi intervensi di lingkungan sekolah untuk mengurangi kecanduan ponsel dan meningkatkan keterampilan regulasi diri remaja.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Belajar Siswa Kelas IX-A di SMPN 01 Paninggaran Ikhda Arum Wininggar; Siti Fitriana; Farikha Wahyu Lestari
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i4.2739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat belajar siswa kelas IX-A di SMPN 01 Paninggaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang berfokus pada pemahaman pengalaman langsung siswa terkait dengan minat belajar mereka. Subjek penelitian terdiri atas tiga orang siswa kelas IX-A yang memiliki tingkat kehadiran rendah serta menunjukkan minat belajar yang kurang, dengan dukungan data dari seorang guru Bimbingan dan Konseling (BK). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi motivasi, konsentrasi, serta keyakinan diri (self-efficacy). Sementara itu, faktor eksternal mencakup peran keluarga, guru, teman sebaya, serta pengaruh penggunaan gawai. Temuan ini menegaskan bahwa rendahnya minat belajar siswa tidak hanya bersumber dari aspek pribadi, tetapi juga erat kaitannya dengan kondisi lingkungan. Dengan demikian, peningkatan minat belajar siswa perlu dilakukan melalui sinergi antara siswa, guru, dan orang tua, agar faktor internal dan eksternal dapat saling mendukung secara optimal dalam proses pembelajaran.