Permasalahan terjadi di Desa Cirebon Girang, Kabupaten Cirebon, di mana masih ditemui masalah terkait kurangnya akses atau keterbatasan dalam sarana prasaran di bidang pendidikkan, serta perlunya penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami peran mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Cirebon Girang, terutama dalam hal pembangunan pendidikan dan ekonomi berkelanjutan. Hasil observasi menunjukkan bahwa fasilitas pendidikan yang kurang memadai, dan tingkat pendidikan masih relatif rendah. Sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani dan Usaha Mikro Kecil Menengah dengan pendapatan yang tidak menentu, yang menunjukkan variasi dalam kondisi ekonomi masyarakat. Hasil kegiatan pemberdayaan menunjukkan bahwa mahasiswa berhasil melakukan identifikasi potensi UMKM di tiga dusun, yaitu Talun, Astana, dan Arumsari. Selain itu, terlaksana kegiatan panen raya bersama KWT yang melibatkan masyarakat luas. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat semangat gotong royong, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan. Diskusi produktif dengan BUMDes menghasilkan rencana tindak lanjut mengenai strategi pemasaran produk lokal, termasuk peluang pemasaran digital. Secara keseluruhan, pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa tidak hanya menyediakan solusi langsung terhadap masalah yang dihadapi desa, tetapi juga mendorong perubahan menuju desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan dalam bidang pendidikan serta ekonomi.
Copyrights © 2026