Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Vol 9, No 1 (2026): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya

Stimulasi Linguistik Melalui Tiktok dan Lingkungan Sosial pada Anak Usia 3–6 Tahun: Analisis Behaviorisme Skinner

Haerana, Haerana (Unknown)
Juanda*, Juanda (Unknown)
Nensilianti, Nensilianti (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jan 2026

Abstract

This study aims to describe the utilization of the TikTok platform as a medium for language acquisition among children aged 3–6 years, viewed through a psycholinguistic approach using B.F. Skinner’s Behaviorist Theory. The research focuses on identifying linguistic stimuli presented in TikTok content, children’s verbal responses (including mand, tact, echoic, and intraverbal), and reinforcement patterns that support language acquisition. This research applies a descriptive qualitative method, with data derived from educational TikTok accounts such as @belajardariibu_, @dhaneswara.kids, and @dunia.edukasianak_, along with observations of children’s interactions with these contents. Data analysis followed the three stages of Miles and Huberman’s model: data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that TikTok provides rich linguistic stimuli in the form of audio, visual, and textual cues that attract children’s attention. Verbal responses emerged in the form of imitation, object naming, and simple question–answer exchanges. Positive reinforcement from parents and the surrounding environment plays a crucial role in strengthening these responses, enabling the effective operation of the stimulus–response–reinforcement process. Consequently, TikTok can serve as an interactive and effective tool for early language learning when used under proper supervision and guidance.Keywords: acquisition; behaviorism;  children; TikTok Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan platform TikTok sebagai media pemerolehan bahasa anak usia 3–6 tahun melalui pendekatan psikolinguistik dengan menggunakan teori Behaviorisme B.F. Skinner. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk stimulus linguistik yang muncul dalam konten TikTok, respons verbal anak (meliputi mand, tact, echoic, dan intraverbal), serta bentuk penguatan (reinforcement) yang mendukung pemerolehan bahasa anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa video TikTok dari akun edukatif seperti @belajardariibu_, @dhaneswara.kids, dan @dunia.edukasianak_, serta hasil observasi terhadap anak usia dini berinteraksi dengan konten tersebut. Data dianalisis menggunakan tiga tahapan analisis Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memberikan stimulus linguistik berupa suara, gambar, dan teks yang menarik perhatian anak. Respons anak tampak melalui perilaku verbal seperti meniru, menamai objek, hingga merespons pertanyaan sederhana. Penguatan positif dari orang tua dan lingkungan berperan penting dalam memperkuat respons anak, sehingga proses stimulus–respons–reinforcement berjalan secara efektif. Dengan demikian, TikTok dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bahasa yang interaktif, selama terdapat pengawasan dan pengarahan dari orang dewasa.Kata Kunci: pemerolehan; behaviorisme;  anak; TikTok

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

dinamika

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya is a scientific journal published by Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Program Magister, Universitas Suryakancana that covers various issues related to the learning of bahasa Indonesia. The aim of this journal publication is to ...