Pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi dini depresi, ansietas, dan stres pada lansia serta meningkatkan kesadaran mengenai strategi promotif dan preventif dalam kesehatan mental. Metode pengabdian yang digunakan adalah skrining kesehatan mental menggunakan Depression, Anxiety, and Stress Scale-42 (DASS-42) pada 99 partisipan lansia di Gereja Asisi, Jakarta Selatan, disertai penyuluhan mengenai manajemen stres, gaya hidup sehat, dan pentingnya dukungan sosial. Hasil pengabdian menunjukkan mayoritas peserta berada pada kategori normal untuk depresi (74,7%), ansietas (60,6%), dan stres (87,9%), dengan proporsi kecil mengalami gejala ringan hingga sedang, serta terdapat variasi distribusi berdasarkan usia dan jenis kelamin. Simpulan, penggunaan DASS-42 efektif sebagai alat skrining sederhana dan cepat untuk deteksi dini gangguan emosional, mendukung intervensi promotif dan preventif, serta meningkatkan kesadaran kesehatan mental pada masyarakat lansia.
Copyrights © 2025