This study aims to analyze the branding strategy implemented by Rumah Tahfidz Darul Islah in building its institutional image in the digital era. Amidst limitations in resources and underutilization of both social and printed media, the institution must design an effective and relevant approach to become more widely recognized by the public. This research employs a descriptive qualitative method using a case study approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that although the institution has a well-structured tahfidz program and a supportive environment, the absence of social media presence and printed promotional materials remains a major barrier to public outreach. Community involvement, alumni participation, and enhancement of visual communication play a significant role in the branding process. An effective branding strategy not only boosts the institution’s appeal but also contributes to character development, learning motivation, and the long-term reputation. Keywords: Branding, Tahfidz House, Social Media, Educational Institution, Print Media.  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding yang diterapkan oleh Rumah Tahfidz Darul Islah dalam membangun citra kelembagaan di era digital. Di tengah tantangan keterbatasan sumber daya dan belum optimalnya pemanfaatan media sosial maupun cetak, lembaga ini perlu merancang pendekatan yang efektif dan relevan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun memiliki program tahfidz yang terstruktur dan lingkungan yang mendukung, belum tersedianya media sosial dan brosur promosi menjadi hambatan utama dalam menjangkau publik. Pelibatan masyarakat, alumni, dan penguatan peran komunikasi visual menjadi poin penting dalam strategi branding. Branding yang efektif bukan hanya meningkatkan daya tarik lembaga, tetapi juga mendorong pertumbuhan karakter, semangat belajar, dan reputasi jangka panjang. Kata Kunci: Branding, Rumah Tahfidz, Media Sosial, Lembaga Pendidikan, Media Cetak
Copyrights © 2025