Majelis merupakan wadah penyampaian pesan dakwah sekaligus tempat pengembangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan masyarakat Islam dengan memanfaatkan media lokal dan modern yang dilakukan oleh Majelis Ta'lim At-Taqwa Desa Sukamaju dalam perspektif komunikasi pembangunan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori komunikasi dan pembangunan dari Jan Servaes (Sujatha Sosale dalam Servaes). Sujatha Sosale menggunakan pendekatan wacana untuk mengidentifikasi dua strategi kekuasaan dalam komunikasi dan pembangunan. Dari teori Sujatha Solale ini kemudian dikaji lebih lanjut dengan menghubungkannya dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur'an. Persaudaraan Islam terdapat dalam surat Al-Hujurat (49:10). Dalam hal dakwah terdapat dalam Q.S An-Nahl, 16: 125. Dan dalam Sulthon tercantum dalam Q.S Ar-Rahman, (55: 33). Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan ilmu dakwah dan ilmu komunikasi serta ilmu sosial dan ilmu ekonomi, dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Majelis Ta'lim At Taqwa Desa Sukamaju. Objek penelitian ini adalah dakwah dan pengembangan masyarakat. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Analisis dari penelitian ini Majelis Ta'lim At-Taqwa Desa Sukamaju masih belum mampu memadukan media tradisional dan modern untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah yang mengintegrasikan nilai-nilai pembangunan untuk membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program-program pembangunan.
Copyrights © 2025