Perekonomian Bangka Belitung terutama pada sektor pertambangan masih rentan terhadap guncangan, salah satunya yang diakibatkan oleh kasus korupsi timah pada tahun 2024. Sehingga diperkukan diversifikasi melalui penguatan sektor lain seperti sektor pertanian dan UMKM. Melalui penguatan UMKM yang memanfaatkan sektor pertanian, memungkinkan masyarakat kepulauan bangka belitung untuk tidak terlalu bergantung pada sektor pertambangan. UMKM cokelat candu memiliki potensi besar dalam industri olahan kakao, terutama dalam pemanfaatan sektor pertanian. Namun, masih menghadapi kendala dalam keterbatasan bahan baku, teknologi produksi, dan pemasaran. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan kelompok petani kakao untuk memperkuat Produksi dan Inovasi teknologi pada UMKM khusunya UMKM Cokelat Candu guna mendukung ekonomi yang berkelanjutan. Metode yang digunakan berupa pengadaan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, penerapan teknologi, serta monitoring dan evaluasi secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas petani dalam budidaya dan pascapanen kakao, bertambahnya supply chain bahan baku kakao, dan adanya peningkatan kapasitas produksi UMKM melalui teknologi modern, serta keterampilan pemasaran digital yang lebih baik. Selain itu, jejaring kemitraan dengan instansi pemerintah dan komunitas petani kakao dapat memperkuat keberlanjutan usaha. Sehingga pengabdian ini terus sejalan dengan tujuan pengabdian, yakni Memberdayakan kelompok tani untuk penguatan UMKM Cokelat Candu yang menuju ekonomi berkelanjutan.
Copyrights © 2025