Majalah Obat Tradisional
Vol 22, No 1 (2017)

FORMULASI MOUTHWASH NANOEMULSI KOMBINASI MINYAK SEREH (Cymbopogon citratus) DAN MINYAK JERUK PURUT (Citrus hystrix) SEBAGAI ANTIKANDIDIASIS ORAL TERUJI IN VITRO TERHADAP Candida albanicans ATCC 10231

Meta Juniatik (Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)
Khoirunnissa Hida (Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada)
Fransisca Priskaningtyas Wulandari (Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada)
Nurul Pangestuti (Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada)
Ni'matul Munawaroh (Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada)
Ronny Martien (Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada)
Sylvia Utami Tunjung Pratiwi (Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
26 Apr 2017

Abstract

Kandidiasis adalah penyakit infeksi jamur yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, kandidiasis terutama oral sebagian besar dikarenakan pertumbuhan abnormal Candida albicans pada rongga mulut. Minyak jeruk purut dan serai telah terbukti memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans. Komposisi limonen, α-terpineol, sitronelil assetat, terpineol, β-pinene, pada minyak jeruk purut dan citronelal pada minyak sereh membuat kombinasi keduanya minyak memiliki potensi sebagai terapi alternatif untuk kandidiasis oral. Kedua minyak ini dapat diformulasikan dalam bentuk nanoemulsion obat kumur. Nanoemulsion dipilih karena memiliki beberapa keuntungan seperti yang jelas, stabil, dan meningkatkan aktivitas antijamur minyak sereh dan minyak jeruk purut. Penelitian ini dimulai dengan determinasi tanaman, uji karakterisasi minyak atsiri (kelarutan, indeks bias, dan berat jenis), dan analisis kandungan minyak atsiri dengan GC-MS. Nanoemulision diformulasikan dengan metode titrasi air. Optimalisasi campuran minyak dan VCO dilakukan untuk mendapatkan nanoemulsion yang jernih dan stabil. Formula terbaik dikarakterisasi (ukuran partikel, viskositas, potensi zeta, dan stabilitasnya), dilakukan analisis senyawa kimia minyak atsiril dalam formula optimum dan menguji efek penghambatan formula oleh metode mikrodilusi. Analisis data daya hambat dilakukan dengan One Way ANOVA. Berdasarkan hasil penelitian, 0,4% minyak campuran, 3,6% VCO, 17,3% tween 80, 8,7% PEG 400 dan 70% air merupakan formula terbaik yang dapat membentuk sistem nanoemulsion dengan rata-rata ukuran partikel 21,4 nm, viskositas rendah, potensi zeta yang rendah dan stabil selama penyimpanan freez-thaw. Nanoemulsi secara signifikan memiliki efek penghambatan lebih efektif daripada kontrol positif.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

TradMedJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

raditional Medicine Journal (Majalah Obat Tradisional), or Trad. Med. J. (ISSN 1410-5918 (print) and ISSN 2406-9086 (online)), is an international scientific journal published by Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada, three times annually. Collaborating with Indonesian Pharmacist Association, ...