Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa tenaga kesehatan sering menghadapi beban kerja tinggi, keterbatasan fasilitas, serta tuntutan profesional yang besar. Kondisi tersebut membuat kesejahteraan mereka menjadi isu penting yang tidak bisa diabaikan, terutama di rumah sakit swasta seperti RS Mutiara, Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, sehingga mampu menangkap pengalaman nyata dan strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang dijalankan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta telaah dokumen kebijakan rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi SDM di RS Mutiara tidak hanya berfokus pada insentif finansial, tetapi juga mencakup pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, komunikasi yang belum terbuka, serta upaya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman secara psikososial. Kebijakan retensi tenaga kesehatan juga menjadi kunci penting dalam membangun loyalitas dan kepuasan kerja. Kesimpulannya, strategi manajemen SDM yang terintegrasi mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan, dan secara langsung berdampak pada mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini merekomendasikan agar manajemen rumah sakit mengembangkan perencanaan SDM yang berkelanjutan dengan memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan organisasi dan kesejahteraan tenaga kesehatan.
Copyrights © 2026