Penggunaan gadget yang meningkat di kalangan remaja menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan mata, terutama risiko terjadinya miopia dan astigmatisme. Faktor seperti durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget diduga berpengaruh terhadap gangguan refraksi ini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme pada remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 96 responden remaja yang menderita miopia atau astigmatisme. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan visus, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Sebagian besar responden berusia 17–21 tahun (64,6%) dan berjenis kelamin perempuan (77,1%). Mayoritas menggunakan gadget >3 jam/hari (58,3%), dengan jarak pandang <30 cm (65,6%), dan posisi berbaring (52,1%). Namun, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi, jarak, maupun posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme (p>0,05).
Copyrights © 2026