Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Efektivitas Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Mukhlisan Ariga Cibro; Zuheri; Mursyid Yahya
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hipertensi berada pada tingkat tertinggi dari 5 penyakit tidak menular di Indonesia dengan prevalensi sebesar 31,7% pada tahun 2007, kemudian menurun pada tahun 2013 menjadi 25,8% dan pada tahun 2018 menunjukan prevalensi hipertensi mengalami peningkatan secara nasional mencapai 34,1%. Berdasarkan angka tersebut angka kejadian hipertensi tertinggi terdapat di Kalimantan Selatan mencapai (44,1%) serta terendah terdapat di papua (22,2%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Kebet Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah tahun 2022. peneliti menggunakan desain penelitian quasi experimental designs, dengan perancangan One Group Pretest dan Posttest. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 26 Januari sampai dengan Juni 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di Desa Kebet Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah yang berjumlah 107 orang. Teknik pengampilan sampel yaitu quota sampling yaitu berjumlah 30 responden. Di Uji dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil diperoleh tekanan darah sebelum dilakukan relaksasi nafas dalam responden berada pada katagori stadium II yaitu 10 responden (33,4%), tekanan darah sesudah dilakukan relaksasi nafas dalam responden berada pada katagori hipertensi normal yaitu 26 responden (86,8%), uji normalitas diperoleh nilai ρ relaksasi nafas dalam pre test (0,098) > α (0,05) dan post test (0,059) > α (0,05), maka data berdistribusi secara normal, rata-rata tekanan darah sebelum dilakukan teknik relaksasi nafas dalam adalah 6,63 (stadium II) dengan standar deviasi 1,543, sesudah diberi perlakukan menjadi 4,07(hipertensi normal) dengan standar deviasi 1,100, nilai ρ (0,000) < α (0,05). Dapat disimpulkan teknik relaksasi nafas dalam efektif menurunkan tekanan darah.
Hubungan Stigma Dengan Perilaku Masyarakat Terhadap Penderita Gangguan Jiwa Muhammad Rauzi; Zuheri; Muammar
Indonesia Vol 6 No 2 (2024): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi gangguan jiwa menurut WHO menunjukkan bahwa secara global diperkirakan 350 juta orang mengalami depresi, 60 juta orang menderita gangguan afektif bipolar, 21 juta orang menderita gangguan skizofrenia dan 47,5 juta orang di dunia mengalami demensia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stigma dengan perilaku masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa di Desa Reuleut Timu Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini telah dilaksanakan tanggal 22 Maret 2022 sampai dengan 10 September 2022. Populasi adalah semua kepala keluarga di Desa Reuleut Timu Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara berjumlah 706 Kepala Keluarga (KK). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling berjumlah 255 orang. Kuesioner stigma masyarakat yang berjumlah 12 soal valid dan perilaku masyarakat berjumlah 12 soal. Hasil uji univariat diperoleh stigma responden sebagian besar negatif dengan frekuensi 160 orang (62,7%) dan perilaku responden sebagian besar negatif dengan frekuensi 156 orang (61,2%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai ρ (0,000) < α (0,05), sehingga Ha diterima, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara hubungan stigma dengan perilaku masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa di Desa Reuleut Timu Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan pihak puskesmas dapat memberikan informasi dan pengetahuan seperti penyuluhan tentang gangguan jiwa kepada masyarakat, supaya masyarakat tau bagaimana memperlakukan orang dengan gangguan jiwa dan selalu memperhatikan penderita gangguan jiwa di masa akan datang.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Anak Usia Prasekolah Tentang Kesehatan Gigi dan Mulut Fara Nabilla; Muammar; Zuheri
Indonesia Vol 6 No 1 (2024): April
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) prevalensi masalah gigi dan mulut di Indonesia pada tahun 2018 mengalami kenaikan dari tahun 2013, dari nilai 26% menjadi sebesar 57,6% dan yang mendapatkan pelayanan dari tenaga medis gigi mengalami penurunan sebesar 31,1% kini menjadi 10,2%. Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling banyak terjadi pada anak-anak di dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan anak usia prasekolah tentang kesehatan gigi dan mulut di TKIT Bunayya Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment, dengan rancangan one group pre test post test design. Penelitian ini telah dilaksanakan mulai maret sampai dengan september 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia prasekolah berusia 4-6 tahun yang berjumlah 125 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proportional stratified random sampling yang berjumlah 95 orang. Pengolahan data menggunakan uji wilcoson. Hasil uji univariat diperoleh sebelum diberikan pendidikan kesehatan berada pada kategori kurang (80%) dan pengetahuan responden sesudah diberikan pendidikan kesehatan berada pada kategori baik (69,5%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p (0,000) < α (0,05), Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada efektivitas pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan anak usia prasekolah tentang kesehatan gigi dan mulut di TKIT Bunayya Kota Lhokseumawe. Diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi responden tentang kesehatan gigi dan mulut serta dapat mengaplikasikan perawatan gigi dan mulut seperti menyikat gigi yang baik dan benar dengan waktu yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Pendidikan Kesehatan; Pengetahuan; Kesehatan Gigi dan Mulut
Pengaruh Penggunaan Kontrasepsi Suntik Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Ibu Ira Safira; Zuheri; zulkarnaini
Indonesia Vol 6 No 1 (2024): April
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO jumlah penggunaan kontrasepsi suntik di seluruh dunia yaitu sebanyak 4.000.000 atau sekitar 45%. Di Amerika Serikat jumlah penggunaan kontrasepsi suntik sebanyak 30%. Program KB di Indonesia juga telah berhasil meningkatkan angka prevelensi kontrasepsi dari sekitar 10 persen pada 1970 menjadi sekitar 62 persen. Penggunaan alat kontrasepsi hormonal dalam jangka waktu tertentu dapat menimbulkan berbagai efek samping salah satunya adalah perubahan berat badan. Namun demikian,berat badan yang bertambah umunya tidak terlalu besar, hal ini bervariasi antara kurang dari 1 kg sampai 5 kg dalam tahun pertama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan kontrasepsi suntik terhadap kenaikan berat badan pada ibu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lampahan Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Penelitian berjenis analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2023. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 120 akseptor KB suntik dengan teknik total sampling. Hasil uji univariat diperoleh penggunaan kontrasepsi suntik responden sebagian besar pada kategori 3 bulan dengan frekuensi 76 orang (63,3%) dan peningkatan berat badan responden sebagian besar pada kategori tidak meningkat dengan frekuensi 76 orang (63,3%). Hasil uji uji chi square dengan tingkat kepercayaan 5% didapatkan nilai ρ (0,000) < α (0,05), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan kontrasepsi suntik terhadap kenaikan berat badan pada ibu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lampahan Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Diharapkan dapat responden dapat mencari informasi untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai KB suntik dan efek samping dari penggunaan KB suntik.
Tingkat Pengetahuan Kode Etik Kedokteran Terhadap Dokter Umum di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Kota Banda Aceh Sabrina, Ardilah; Zuheri; Elmiyati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.627

Abstract

Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) merupakan pedoman utama dalam praktik medis yang bertujuan menjaga profesionalisme dan mencegah sengketa medik. Tingginya insiden malpraktik dan kesalahan prosedur menegaskan pentingnya pemahaman etika profesi, khususnya bagi dokter umum sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk mengetahui tingkat pengetahuan dokter umum terhadap KODEKI di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati, Banda Aceh. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berdasarkan indikator pemahaman etika kedokteran sesuai KODEKI, dan dianalisis untuk menggambarkan tingkat pengetahuan serta implementasi kode etik. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program pelatihan untuk meningkatkan kepatuhan dokter terhadap KODEKI dan mengurangi risiko sengketa medik. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi bagi institusi pendidikan kedokteran dalam memperkuat nilai-nilai etika profesional.
Tingkat Kepuasan Pasien Dalam Implementasi Rekam Medik Elektronik (RME) di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Besar Alaina, Fitria; Zuheri; Aditya Candra
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.635

Abstract

Implementasi Rekam Medik Elektronik (RME) merupakan langkah transformasi digital dalam sistem pelayanan kesehatan yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien. Namun, pada praktiknya, penerapan RME seringkali menghadapi kendala, termasuk waktu tunggu yang lama dan ketidakmerataan pelayanan, yang dapat memengaruhi tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pasien dalam implementasi RME di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Besar, dengan fokus pada dua variabel utama: waktu tunggu layanan dan keadilan dalam menerima pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 97 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara waktu tunggu dengan tingkat kepuasan pasien (p = 0,021), serta antara keadilan pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien (p = 0,013). Kepuasan pasien dalam implementasi RME di Puskesmas Simpang Tiga dipengaruhi secara signifikan oleh waktu tunggu layanan dan keadilan pelayanan. Diperlukan peningkatan efisiensi sistem dan pemerataan pelayanan untuk menunjang keberhasilan digitalisasi layanan kesehatan.
Analisis Kualitas Air Sumur Secara Fisik Dan Kimia Terhadap Kejadian Kasus Penyakit Infeksi Kulit Di Desa Lamtadok 2025 Putri, Inggit Utami Eka; Fuadi; Zuheri
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.636

Abstract

Air bersih adalah kebutuhan vital, dan air sumur menjadi sumber utama bagi banyak masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Lamtadok, Kabupaten Aceh Besar. Survei awal di lokasi ini menunjukkan masalah pada kualitas air sumur, seperti berwarna kuning kecoklatan dan berbau, serta adanya data peningkatan penyakit infeksi kulit di puskesmas setempat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kelayakan air untuk kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sumur di Desa Lamtadok berdasarkan parameter fisik (warna dan bau) dan kimia (kandungan besi). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian mencakup seluruh 31 sumur yang digunakan masyarakat di sekitar lahan pertanian Desa Lamtadok, dengan teknik pengambilan total sampling. Variabel independen adalah parameter fisik (warna, bau) dan kimia (besi), sedangkan variabel dependen adalah hasil analisis kualitas air sumur. Sampel air diuji di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Banda Aceh, dan data dianalisis secara univariat menggunakan SPSS untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase. Dari 31 sampel menunjukkan bahwa 19 sumur (61,3%) memiliki air yang berbau dan tidak memenuhi syarat. Untuk parameter warna, 9 sumur (29,0%) tidak memenuhi syarat dengan nilai di atas ambang batas. Sementara itu, pada parameter kimia, 10 sumur (32,3%) memiliki kadar besi (Fe) terlarut yang melebihi standar aman. Penelitian ini menyimpulkan sebagian besar air sumur di Desa Lamtadok masih layak digunakan. Namun, perlu perhatian untuk parameter yang melebihi batas aman sesuai dengan Permenkes No.2 tahun 2023 karena berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Kejadian Miopia dan Astigmatisme pada Remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh Ulhaq, Nabila Dhiya; Andriaty, Syarifah Nora; Zuheri
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.809

Abstract

Penggunaan gadget yang meningkat di kalangan remaja menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan mata, terutama risiko terjadinya miopia dan astigmatisme. Faktor seperti durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget diduga berpengaruh terhadap gangguan refraksi ini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme pada remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 96 responden remaja yang menderita miopia atau astigmatisme. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan visus, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Sebagian besar responden berusia 17–21 tahun (64,6%) dan berjenis kelamin perempuan (77,1%). Mayoritas menggunakan gadget >3 jam/hari (58,3%), dengan jarak pandang <30 cm (65,6%), dan posisi berbaring (52,1%). Namun, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi, jarak, maupun posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme (p>0,05).