Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang belajar menggunakan media pembelajaran ular tangga dengan belajar tanpa menggunakan media pembelajaran ular tangga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment dan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas VII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Soal pretest posttest dan media ular tangga digunakan sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Adanya perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang belajar menggunakan media pembelajaran ular tangga dengan belajar tanpa menggunakan media pembelajaran ular tanggadengab nilai rata-rata N-gain Score menunjukkan untuk kelas eksperimen adalah 0.74, termasuk dalam kategori tinggi, secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh nilai rata-rata N-gain score 0.56, termasuk dalam kategori sedang.
Copyrights © 2026