Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif berbasis Flash pada Pembelajaran Fisika Fatkhomi, Fahmi; Arfiani, Yuni
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v6i2.47

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis flash pada pembelajaran Fisika. Metode penelitian ini adalah Research And Development (R&D) dengan desain penelitian meliputi: (1) mengidentifikasi potensi dan masalah; (2) mengumpulkan informasi/data; (3) desain produk; (4) valiadasi desain; (5) pembuatan produk; (6) ujicoba produk; (7) ujicoba pemakaian; dan (8) produksi. Hasil penelitian meliputi hasil uji kelayakan produk ahli materi (76% kategori layak), ahli media (80,83% kategori layak), guru fisika (81,54% kategori layak), uji pemakaian peserta didik kelompok kecil (86,67% kategori baik) dan uji pemakaian kelompok besar (88,38% kategori baik) menunjukan bahwa multimedia pembelajaran interaktif berbasis layak digunakan dalam pembelajaran fisika.
Pengembangan Media Pembelajaran 3D Buklet Berbasis Literasi Sains Fatkhurrohman, Mukhammad Aji; Nasibah, Amilatun; Hayati, Muriani Nur; Fatkhomi, Fahmi
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.311 KB) | DOI: 10.24905/psej.v6i2.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik media pembelajaran 3D buklet berbasis literasi sains dan kevalidan media pembelajaran 3D buklet berbasis literasi sains yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan langkah-langkah penelitian meliputi analisis kebutuhan, tahap pengembangan, pembuatan desain produk, validasi oleh validator, evaluasi dan penyempurnaan, produk media yang dikembangkan. Hasil penelitian ini yaitu media pembelajaran 3D buklet berbasis literasi sains yang memiliki karakteristik literasi sains di dalamnya, antara lain sains sebagai batang tubuh pengetahuan, sains sebagai cara untuk menyelidiki, sains sebagai cara berfikir, dan interaksi antara sains, teknologi dan masyarakat. Kevalidan media pembelajaran 3D buklet berbasis literasi sains yang dikembangkan masuk kategori sangat tinggi dengan perolehan rata-rata total skor validasi sebesar 17,2.
Kefektivan Media Poster Berbasis Pictorial Riddle terhadap Scientific Literacy Skills Peserta Didik Arumsari, Ratih Ayuningtyas; Arfiani, Yuni; Fatkhomi, Fahmi
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i2.222

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui (1) tingkat efektivitas poster berbasis pictorial riddle sebagai mediapembelajaran IPA terhadap scientific literacy skills peserta didik dan (2) perbedaan scientific literacy skills peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian eksperimen dengan desain pretest-posttest control group merupakan jenis penelitian ini. Penelitian ini melibatkan peserta didik di kelas VIII SMP Negeri 1Dukuhturi pada tahun akademik 2022/2023. Sampel penelitiannya yaitu kelas VIII I digunakan sebagaikelas eksperimen dan Kelas VIII G digunakan sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel denganpurposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu tes (pretest-posttest) dan non tes. Analisis data yangdigunakan yaitu uji N-Gain dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Mediapembelajaran poster berbasis pictorial riddle cukup efektif dalam memberikan pengaruh pada peningkatanhasil scientific literacy skills peserta didik dengan perolehan persentase skor N-Gain 66,71% dan (2) Uji t-testmenunjukkan perbedaan scientific literacy skills antara peserta didik di kelas eksperimen dan kelas kontroldengan ilai sig. (2-tailed) lebih kecil dari 0,05. yaitu sebesar 0,001.
Deskripsi Keterampilan Kolaborasi melalui Implementasi Media Pembelajaran Monopoli Berbasis Listerasi Sains Bervisi SETS Anam, Muhammad Misbakhul; Arfiani, Yuni; Fatkhomi, Fahmi
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i2.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan kolaborasi siswa antara yang menggunakan media pembelajaran monopoli berbasis literasi sains bervisi SETS dan menggunakan LKPD berbasis literasi sains pada materi tata surya. Jenis penelitian ini yaitu quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest control group. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan VII D sebagai kelas kontrol. Intrumen penelitian ini berupa soal pretest-posttest, lembar observasi, angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian ini yaitu keterampilan kolaborasi pada kelas eksperimen sebesar 62,24% dengan kategori kolaboratif dan kelas kontrol sebesar 49,85% dengan kategori cukup kolaboratif.
Pelatihan pembuatan bank butir tes standar PISA berbasis pemodelan rasch melalui aplikasi SISMIA pada MGMP kimia Kabupaten Brebes Susongko, Purwo; Hayati, Muriani Nur; Fatkhomi, Fahmi; Suharto, Suharto; Pratama, Fahrizal Zulian
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26999

Abstract

Abstrak Kimia sebagai salah mata pelajaran di berikan di SMA juga mempunyai tugas utama dalam meningkatkan literasi sains siswa. Hasil analisis angket Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP)  Kimia di Kabupaten Brebes menunjukkan bahwa guru membutuhkan peningkatan kompetensi dalam mengembangkan butir tes yang sesuai dengan PISA dengan memanfaatkan teknologi. Guru mampu membuat soal yang berorientasi pemahaman konsep-konsep dasar kimia tetapi jarang melakukan asesmen yang berbasis literasi sains, sehingga diperlukan pelatihan melalui Hibah dibiayai DRTPM DirJenDiktiRistek KemDikBudRisTek Tahun 2024 untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan MGMP Kimia.  Tujuan pengabdian ini untuk: 1) melatih pengetahuan dan keterampilan guru MGMP Kimia untuk membuat bank butir soal PISA berbasis pemodelan Rasch menggunakan aplikasi SISMIA; 2) mengetahui respon kepuasan peserta pelatihan pengabdian. Sasaran pengabdian ini pada guru MGMP Kimia Kabupaten Brebes yang berjumlah 50 orang. Metode pengabdian menggunakan metode SMART dengan teknik DACUM. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari mitra sebanyak 85,7 %, dan sebanyak 86,7% merasa puas terhadap pelaksanaan pengabdian. Sebanyak 100 % responden mitra merasa tertarik untuk menggunakan aplikasi SISMIA sebagai validasi bank butir tes berbasis PISA. Saran pengabdian ini dapat digunakan pada indikator kompetensi PISA yang lain. Kata kunci: pelatihan; bank butir tes; PISA; MGMP kimia; hibah DRTPM Abstract Chemistry as one of the subjects taught in high school also has the main task of increasing students' scientific literacy. The results of questionnaire analysis the Chemistry Subject Teachers' Conference (MGMP) in Brebes Regency show that teachers need to increase their competency in developing test items that comply with PISA by utilizing technology. Teachers are still happy with questions that tend to be oriented towards understanding basic science concepts but rarely carry out assessments based on scientific literacy, so special training is needed through the DRTPM, Diktiristek, KEMDIKBUDRISTEK Grant programs to improve MGMP Chemistry knowledge and skills.  The aim of this service is to: 1) train the knowledge and skills of MGMP Chemistry teachers to create a PISA-based question bank using the SISMIA application; 2) find out the satisfaction response of service training participants. The target of this service is 50 MGMP Chemistry teachers in Brebes Regency. The service method uses the SMART method with the DACUM technique. The results of this service showed that there was an increase in the knowledge and skills of partners by 85.7%, and as many as 86.7% were satisfied with the implementation of the service. As many as 100% of partner respondents felt interested in using the SISMIA application as validation of the PISA-based test item bank. This service suggestion can be used in other PISA competency indicators Keywords: training; test item bank; PISA; MGMP chemistry; DRTPM grant.
Integrasi Padlet dalam Praktikum Fisika Dasar: Strategi Penguatan Literasi Digital Mahasiswa Pendidikan IPA Fatkhomi, Fahmi; Widiyanto, Bayu
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i1.167

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam pembelajaran sains, termasuk dalam pelaksanaan praktikum Fisika Dasar di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Padlet sebagai media kolaboratif digital dalam kegiatan praktikum serta menganalisis perannya dalam penguatan literasi digital mahasiswa pendidikan IPA. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi aktivitas mahasiswa di Padlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Padlet secara signifikan meningkatkan keterlibatan mahasiswa, membangun kolaborasi digital, dan memperkuat keterampilan literasi digital seperti berpikir kritis, kreativitas, dan etika digital. Selain itu, mahasiswa menunjukkan kesadaran reflektif terhadap isu kontekstual dan kemampuan memanfaatkan media digital secara bertanggung jawab. Meskipun demikian, ditemukan tantangan teknis seperti keterbatasan koneksi internet dan kebutuhan pelatihan awal. Temuan ini menegaskan bahwa Padlet memiliki potensi strategis dalam meningkatkan kualitas praktikum fisika berbasis digital sekaligus mendukung pembentukan kompetensi abad 21 di kalangan mahasiswa calon guru IPA.
Analisis Literasi Digital Siswa melalui Media Ilustrasi 3D Mental Canvas: Studi pada Materi Tata Surya di SMP Negeri 3 Adiwerna Rahma, Aulya; Fatkhomi, Fahmi; Widiyanto, Bayu
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v9i2.120

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak media ilustrasi 3D Mental Canvas terhadap literasi digital siswa dalam pembelajaran materi tata surya di SMP Negeri 3 Adiwerna. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan 30 siswa kelas VII sebagai subjek, data dikumpulkan melalui angket berdasarkan lima dimensi literasi digital Chetty et al. (2018). Hasil menunjukkan variasi signifikan pencapaian antar dimensi: literasi media (79,72%) dan literasi informasi (77,71%) menjadi kompetensi terkuat berkat visualisasi interaktif yang mengonversi konsep abstrak menjadi representasi intuitif, serta integrasi sumber otoritatif (NASA, Quiz.com) yang meningkatkan verifikasi fakta dan identifikasi hoaks. Di sisi lain, literasi komputer mencatat skor terendah (72,78%) akibat kendala teknis (lag, error loading) yang merefleksikan kesenjangan infrastruktur, disparitas pengalaman teknologi, dan minimnya pelatihan praktis. Abstract This study analyzes the impact of Mental Canvas 3D illustration media on students’ digital literacy in learning solar system material at SMP Negeri 3 Adiwerna. Employing a quantitative descriptive approach with 30 seventh-grade students, data were collected via questionnaires based on Chetty et al.'s (2018) five digital literacy dimensions. Results reveal significant variations across dimensions: media literacy (79.72%) and information literacy (77.71%) emerged as the strongest competencies, supported by interactive visualizations that converted abstract concepts into intuitive representations, and the integration of authoritative sources (NASA, Quiz.com) which enhanced fact verification and hoax identification. Conversely, computer literacy scored lowest (72.78%) due to technical constraints (lag, loading errors), reflecting infrastructure gaps, technology experience disparities, and insufficient practical training
Analisis Perbedaan Literasi Digital Siswa dengan dan Tanpa Media Scratch dalam Pembelajaran IPA Khofifah, Noviana; Fatkhomi, Fahmi; Widiyanto, Bayu
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v9i2.123

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan literasi digital siswa yang belajar menggunakan media pembelajaran IPA berbasis Scratch dan PowerPoint. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain posttest-only control group. Sampel terdiri atas dua kelompok: kelas eksperimen (menggunakan Scratch) dan kelas kontrol (menggunakan PowerPoint). Instrumen pengumpulan data berupa angket yang mencakup delapan aspek literasi digital. Hasil menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen, aspek Functional Skills and Beyond serta Cultural and Social Understanding memiliki skor tertinggi (96%), sedangkan aspek Communication menjadi yang terendah (79%). Di sisi lain, pada kelas kontrol, skor tertinggi terdapat pada aspek Collaboration (76%) dan skor terendah pada Functional Skills and Beyond (67%). Temuan ini mengindikasikan bahwa media Scratch lebih mampu mendukung penguasaan keterampilan digital dasar dan pemahaman sosial-budaya. Sebaliknya, PowerPoint lebih menonjol dalam kolaborasi, namun kurang mendukung penguasaan keterampilan digital secara menyeluruh. Abstract This study aims to to analyze the differences in students’ digital literacy skills when using Scratch-based and PowerPoint-based science learning media. A quasi-experimental method with a posttest-only control group design was employed. The sample consisted of two groups: the experimental class (using Scratch) and the control class (using PowerPoint). Data were collected using a questionnaire covering eight aspects of digital literacy. Results showed that in the experimental class, Functional Skills and Beyond and Cultural and Social Understanding had the highest scores (96%), while Communication was the lowest (79%). Meanwhile, in the control class, Collaboration scored the highest (76%) and Functional Skills and Beyond the lowest (67%). These findings suggest that Scratch better supports students’ mastery of basic digital skills and socio-cultural awareness. In contrast, PowerPoint is more effective in fostering collaboration but less supportive in developing well-rounded digital literacy. Therefore, interactive media like Scratch are recommended to enhance students’ overall digital competencies.
EFEKTIFTAS MEDIA SOLAR SYSTEM SCOPE DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP MATERI TATA SURYA Khatimah, Ismi Aryanti Khusnul; Fatkhomi, Fahmi; Atika, Nur; Taowatto, Sutita
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 13 No. 1 (2023): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v13i1.45635

Abstract

Learning media is one of the ways or tools used in the learning process. This is done with the aim of facilitating learning activities, as well as in order to support the success of the teaching and learning process. Therefore, this research was conducted with the aim of knowing the effectiveness of using solar system scope media in increasing students' understanding of solar system material in one of the schools located in Satun-South Thailand. This research is a qualitative research, while the data collection uses observation, interview, and evaluation methods. In this study also used a questionnaire on students' understanding of the solar system material using the solar system scope application. Based on the research that has been done, the results show that by utilizing the solar system scope application, learning on solar system material can be said to be effective, and of course it can make it easier for students to understand existing solar system material.
ANALISIS KETERAMPILAN ARGUMENTASI ILMIAH SISWA MATERI USAHA DAN ENERGI MENGGUNAKAN INTRUMEN THREE TIER BERBANTUAN GOOGLE SITES Rahmawati, Wulan; Hayati, Muriani Nur; Fatkhomi, Fahmi
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi keterampilan argumentasi ilmiah menggunakan instrumen three tier berbasis google sites pada materi usaha dan energi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Tahun Ajaran 2024/2025 di salah satu SMP Kota Tegal. Metode pengumpulan data terdiri dari tes menggunakan instrumen three tier dan wawancara. Instrumen three tier terdiri dari tiga tingkatan dan dimodifikasi pada tahap kedua diberikan uraian alasan yang digunakan dalam mengukur argumentasi ilmiah siswa. Teknik analisis data argumentasi Ilmiah menggunakan level argumentasi Toulmin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen three tier mendapatkan kategori sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli materi sebesar 82% dan validasi ahli media google sites sebesar 99%. Keterampilan argumentasi ilmiah sebagian besar berada pada level 2 argumentasi sebanyak 40%, level 1 38%, level 3 18%, level 4 4%. Hal ini membuktikan bahwa argumentasi ilmiah siswa SMP materi usaha dan energi masih tergolong rendah dan perlunya upaya pelatihan untuk meningkatkan keterampilan argumentasi ilmiah siswa.