Batik merupakan bentuk budaya lokal yang mengandung simbol, makna, dan struktur visual yang terorganisasi. Motif batik tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga merepresentasikan sistem pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motif Batik Kudus sebagai representasi budaya serta mengidentifikasi struktur matematis yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan orientasi etnografi budaya. Objek kajian meliputi motif pembuatan gula, pakis, dan parijoto yang merepresentasikan aspek sosial, alam, dan spiritual masyarakat Kudus. Data dikumpulkan melalui observasi visual, dokumentasi, dan kajian pustaka. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengkaji bentuk, pola pengulangan, dan susunan motif menggunakan perspektif etnomatematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Batik Kudus mengandung struktur matematis berupa pola berulang, simetri, translasi, dan geometri bidang yang berkaitan dengan nilai budaya masyarakat. Kajian ini menegaskan bahwa Batik Kudus merupakan praktik budaya lokal yang sarat dengan potensi matematis dalam konteks etnografi budaya.
Copyrights © 2026