Durian merupakan salah satu komoditas tropis yang memiliki potensi ekonomi tinggi, namun pasokannya sangat bergantung pada musim panen. Kondisi ini menyulitkan pelaku UMKM pengolah durian dalam menjaga keberlangsungan produksi dengan memperhatikan kualitas dan ketersediaan durian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui peninjauan jurnal ilmiah dan wawancara dengan beberapa pelaku UMKM. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengidentifikasi strategi yang tepat untuk diterapkan dalam menjaga ketersediaan bahan pangan durian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama UMKM terletak pada aliran pasokan dan kualitas durian. Strategi yang dapat diterapkan antara lain penyimpanan dingin (freezing) untuk memperpanjang umur simpan, menjalin kerja sama dengan petani daerah untuk menjamin suplai berkelanjutan, serta membagi hasil panen antar UMKM guna meminimalkan kerugian saat stok berlebih. Dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan teknologi pengawetan serta kolaborasi antar pelaku usaha dalam menjaga keberlangsungan produksi olahan durian. Kesimpulannya, penerapan strategi pascapanen yang tepat dapat meningkatkan daya saing UMKM pengolah durian, serta memberikan peluang penelitian lanjutan untuk pengembangan teknologi penyimpanan dan model usaha yang lebih maju.
Copyrights © 2026