Penelitian ini menganalisis isu ketidakadilan gender dan resistensi perempuan dalam naskah drama "Jeng Menul" karya Puthut Buchori melalui perspektif feminisme Mansour Fakih. Karya sastra ini berperan sebagai medium kritik sosial terhadap struktur masyarakat patriarkal. Penelitian bertujuan mengidentifikasi isu perempuan, menganalisis resistensi tokoh Jeng Menul melalui praktik ekonomi mandiri, dan mengembangkan modul ajar responsif gender untuk pembelajaran sastra di SMA kelas XI Kurikulum Merdeka. Menggunakan metode deskriptif-kualitatif, data berupa dialog dan adegan yang mencerminkan ketidakadilan gender dianalisis berdasarkan lima bentuk ketidakadilan menurut Mansour Fakih: marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan, dan beban kerja ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah drama "Jeng Menul" mengandung kelima bentuk ketidakadilan gender tersebut, seperti stereotipe negatif terhadap Jeng Menul, marginalisasi usahanya, serta kekerasan verbal dan psikologis. Resistensi ditunjukkan melalui kemandirian ekonomi dan kritik verbal tokoh Jeng Menul. Disimpulkan bahwa ketidakadilan gender dalam naskah ini merefleksikan realitas sosial yang relevan dan resistensi perempuan menegaskan perjuangan mereka untuk pengakuan dan keadilan. Kata Kunci: feminisme, ketidakadilan gender, naskah drama, resistensi perempuan, modul ajar
Copyrights © 2025