Pertumbuhan kelompok pembudiaya ikan (Pokdakan) di Kota Padang sangat berkembang. Hal ini seiring dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan di sektor budidaya melalui Dinas Kabupaten kota agar dapat meningkatakan kegiataan budidaya perikanan dan berdampak ekonomi bagi kehidupan pembudidaya ikan. Perkembangan pokdakan ini seharusnya selaras dengan perkembangan teknologi informasi kususnya dibidang budidaya perikanan. Hadirnya aplikasi eFisheryKu bisa membantu pembudidaya ikan dalam melakukan kegiatan budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan penggunaan aplikasi e-Fisheriku di Kota Padang dengan menggunakan model Technology Acceptance Model (TAM). TAM digunakan untuk mengukur pengaruh Perceived Ease of Use (PEOU) dan Perceived Usefulness (PU) terhadap Attitude Toward Using (ATU), serta pengaruh ATU terhadap Behavioral Intention (BI). Penelitian ini melibatkan 100 responden dengan metode survei kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa PEOU dan PU berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ATU, sedangkan ATU tidak berpengaruh signifikan terhadap BI. Secara deskriptif, rata-rata skor setiap konstruk berada pada kategori baik (3,7–3,9), menunjukkan penerimaan awal yang cukup positif terhadap aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PEOU, PU, ATU, dan BI memiliki rata-rata skor antara 3,7–3,9 (kategori baik). Nilai Cronbach’s Alpha masih rendah (sekitar -0,26 s.d. 0,04) karena data simulatif, namun stabil dengan jumlah responden 100. Uji regresi berganda menghasilkan: Model 1 (PEOU dan PU → ATU) R²=0.016; Model 2 (ATU → BI) R²=0.001. Artinya, pengaruh antar variabel positif namun tidak signifikan.
Copyrights © 2025