Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Ekstrak Biji Salvia hispanica L. Terhadap Kesehatan Ikan Pangasianodon hypophthalmus Yang Terinfeksi Bakteri Edwardsiella tarda Jayanti, Shara; Primasari, Kartika; Fikriyah, Amiqatul; Hamdani, Hamdani; Maretha, Zayafika; Syofriani, Syofriani; Fauzi, Muhammad Evan
Juvenil Vol 6, No 3: Agustus (2025)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v6i3.31149

Abstract

ABSTRAKPenelitian untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji Salvia hispanica. L terhadap kesehatan ikan patin yang diinfeksi bakteri Edwardsiella. tarda. Biji Salvia hispanica.L diekstraksi dengan pelarut etanol 70%, dan memiliki nilai rendemen sebesar 1,6%. Kultur bakteri Edwardsiella. tarda pada media TSA. Ikan patin diinfeksi bakteri Edwardsiella. tarda 107cfu/ikan. Nilai (IC50) ekstrak Salvia hispanica.L adalah 11,1 mg/L. Pengamatan kesehatan ikan dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Parameter makroskopis adalah Average Body Weight, Average Daily Growth and Survival Rate, sedangakan mikroskopis adalah pengamatan histopat organ ginjal dan hepar Organ ginjal ikan yang diinfeksi bakteri Edwardsiella. tarda namun tanpa diberi ekstrak tampak degenerasi vakuola dan nekrosis pada sel tubulus ginjal, sedangkan organ ginjal ikan kontrol dan ikan yang diberikan ekstrak dengan dosis ¼ IC50, ½ IC50, IC50 dan 2IC50 tampak sehat dan normal. Pada organ hepar ikan yang diinfeksi bakteri Edwardsiella. tarda namun tanpa ekstrak tampak ada nekrosis pada sel hepatosit, melanomakrofag serta degenerasi vakuola, sedangkan organ ginjal ikan kontrol (A) dan ikan yang diberikan ekstrak tampak sehat dan normal. Nilai ABW, ADG dan SR tertinggi adalah ikan yang diberikan dosis ekstrak Salvia hispanica.L dengan dosis IC50 sebelum diinfeksi Edwardsiella. tarda (D) dengan nilai ABW (86,5 gram), ADG (0,36 gram/day) dan SR (100%).Kata Kunci: Salvia hispanica.L, Edwardsiella tarda, Pangasianodon hypophthalmusABSTRACTResearch to determine the effect of Salvia hispanica. L seed extract on catfish’health which infected with Edwardsiella. tarda. Salvia hispanica. L seeds were extracted with 70% ethanol, and had a yield value of 1.6%. Edwardsiella. tarda had been cultured on TSA, Catfish infected with Edwardsiella. tarda 107cfu/fish. The (IC50) of Salvia hispanica. L extract was 11.1 mg/L. Fish health observations were carried out macroscopically and microscopically. Macroscopically were Average Body Weight, Average Daily Growth and Survival Rate, while microscopically were studying histopath of kidney and liver. The kidney’s fish infected with Edwardsiella. tarda without being given extract showed vacuole degeneration and necrosis in the renal tubule cells, while the kidney’s control fish and fish given extract at doses of ¼ IC50, ½ IC50, IC50 and 2IC50 looked healthy and normal. The liver’s fish infected with Edwardsiella. tarda without extract, there was necrosis in hepatocyte cells, melanomacrophages and vacuole degeneration, while the kidney’s control fish (A) and fish given extract looked healthy and normal. The highest ABW, ADG and SR were found in fish that given a dose of Salvia hispanica.L extract with an IC50 dose before infecting Edwardsiella. tarda (D) with ABW (86.5 grams), ADG (0.36 grams/day) and SR (100%).Keywords: Salvia hispanica.L, Edwardsiella tarda, Pangasianodon hypophthalmus
Efektivitas dari Vaksin Inaktif Edwardsiella tarda Menggunakan Adjuvan Polimerik Alami dari Nanopartikel Ekstrak Biji Salvia hispanica L.Terhadap Kesehatan Ikan Pangasianodon hypophthalmus Jayanti, Shara; Fauzi, Muhammad Evan; Primasari, Kartika; Hamdani, Hamdani; Maretha, Zayafika; Fikriyah, Amiqatul; Syofriani, Syofriani
Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Vol 9, No 2 (2025): SAT edisi September
Publisher : Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sat.v9i2.28552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vaksin E. tarda inaktif dengan adjuvan nanopartikel ekstrak Salvia hispanica L terhadap kesehatan ikan patin. Pembuatan nanopartikel kitosan - ekstrak herbal dilakukan dengan menimbang 1gram ekstrak herbal biji Salvia hispanica L. dalam tabung reaksi. Adjuvan dibuat dari ekstrak herbal, kemudian dilarutkan dalam 35 mL etanol absolut dan dicampur dengan 15 ml air suling dalam gelas kimia 2000 mL, kemudian ditambahkan 100 mL larutan yang terdiri dari 0,1 gram kitosan dalam 100 ml larutan asam asetat glasial 1% ditambahkan secara bertahap ke dalam campuran, kemudian larutan yang terdiri dari 0,035 gram NaTPP dalam 350 ml air suling ditambahkan, sambil diaduk dengan kecepatan stabil selama 2 jam menggunakan pengaduk magnetik. Analisis ukuran partikel adalah 135,21 nm. Nilai (IC50) adjuvant nanopartikel adalah 11,2 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan jumlah sel eritrosit paling sedikit berasal dari ikan yang diberi perlakuan E (vaksinasi dan adjuvan dengan dosis 2 IC50) dengan nilai 2,05 x 106 sel / mm3 masih dalam ambang batas normal dan jumlah leukosit paling banyak juga terdapat pada ikan E dengan nilai 6,96 x 104 sel/mm3,hal ini ditutupi oleh persentase hematokrit terendah juga pada ikan yang diberi perlakuan E yaitu sebesar 15%. Penurunan kadar hematokrit ini menjadi indikator bahwa vaksin yang diberikan pada ikan mempunyai hubungan korelasi positif yang ditandai dengan peningkatan sel fagosit berupa monosit (5%) dan limfosit (85%) yang berarti antibodi pada ikan yang diberi perlakuan E paling optimal menghasilkan antibodi dari plasma sel limfosit B dan ikan perlakuan E memiliki nilai ABW (97.5 grams), ADG (0.43 grams/hr) and SR (97.5%).
The growth of fish farming group Analysis of the Acceptance of the e-FisheryKu Application among Fish Farmers in Padang City Using the Technology Acceptance Model (TAM): 1. PENDAHULUAN Ulfauza, Ulfauza; Syofriani, Syofriani; Nazaruddin, Nazaruddin; Wahidin, Ikhwan; Himam, M.Iqbal
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7588

Abstract

Pertumbuhan kelompok pembudiaya ikan (Pokdakan) di Kota Padang sangat berkembang. Hal ini seiring dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan di sektor budidaya melalui Dinas Kabupaten kota agar dapat meningkatakan kegiataan budidaya perikanan dan berdampak ekonomi bagi kehidupan pembudidaya ikan. Perkembangan pokdakan ini seharusnya selaras dengan perkembangan teknologi informasi kususnya dibidang budidaya perikanan. Hadirnya aplikasi eFisheryKu bisa membantu pembudidaya ikan dalam melakukan kegiatan budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan penggunaan aplikasi e-Fisheriku di Kota Padang dengan menggunakan model Technology Acceptance Model (TAM). TAM digunakan untuk mengukur pengaruh Perceived Ease of Use (PEOU) dan Perceived Usefulness (PU) terhadap Attitude Toward Using (ATU), serta pengaruh ATU terhadap Behavioral Intention (BI). Penelitian ini melibatkan 100 responden dengan metode survei kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa PEOU dan PU berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ATU, sedangkan ATU tidak berpengaruh signifikan terhadap BI. Secara deskriptif, rata-rata skor setiap konstruk berada pada kategori baik (3,7–3,9), menunjukkan penerimaan awal yang cukup positif terhadap aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PEOU, PU, ATU, dan BI memiliki rata-rata skor antara 3,7–3,9 (kategori baik). Nilai Cronbach’s Alpha masih rendah (sekitar -0,26 s.d. 0,04) karena data simulatif, namun stabil dengan jumlah responden 100. Uji regresi berganda menghasilkan: Model 1 (PEOU dan PU → ATU) R²=0.016; Model 2 (ATU → BI) R²=0.001. Artinya, pengaruh antar variabel positif namun tidak signifikan.
Suplementasi Kombucha melalui Penyemprotan Pakan pada Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Krettiawan, Hary; Syofriani, Syofriani; Ulfauza, Ulfauza; Nazar, Fitrina; Mesenu, Mesenu; Yernawilis, Yernawilis; Ridwan, Ridwan; Soenarto, Soenarto
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 6, No 2 (2025): April 2026 (In progress)
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v6i2.7542

Abstract

Penggunaan aditif pakan alami berbasis postbiotik seperti kombucha semakin diminati dalam akuakultur berkelanjutan sebagai alternatif antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi kombucha pada pakan komersial terhadap pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) pada fase pembesaran awal menggunakan metode penyemprotan. Benih ikan nila (bobot awal 2,09 ± 0,72 g) dipelihara selama 40 hari dan diberi pakan komersial (30% protein kasar) yang disemprot dengan kombucha pada empat perlakuan: A (kontrol, 0 mL/kg), B (1 semprotan pada 37,5 gram pakan atau setara 10,0 mL/kg), C (2 semprotan pada 37,5 gram pakan atau setara, 19,9 mL/kg), dan D (3 semprotan pada 37,5 gram pakan atau setara 29,9 mL/kg). Hasil menunjukkan bahwa suplementasi kombucha berpengaruh nyata terhadap bobot akhir dan panjang total ikan (P < 0,05). Perlakuan C (19,9 mL/kg) menghasilkan performa pertumbuhan tertinggi: bobot akhir 14,23 ± 3,31 g dan panjang total 9,50 ± 0,73 cm, masing-masing 58% lebih berat dan 23% lebih panjang dibanding kontrol (perlakuan A). Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa perlakuan C berbeda nyata dari kontrol (P < 0,05) dan merupakan dosis optimal, sedangkan dosis lebih tinggi (perlakuan D: 29,9 mL/kg) menunjukkan penurunan efektivitas, mengindikasikan efek hormesis. Kualitas air selama percobaan tetap stabil dan optimal. Survival rate 100% di seluruh perlakuan mengindikasikan bahwa perbedaan performa pertumbuhan yang diamati berasal dari perlakuan, bukan dipengaruhi oleh variabel lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan pemberian 19,9 mL kombucha per kg pakan (2 semprotan) sebagai strategi praktis, aman, dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila.Kata kunci: Oreochromis niloticus, kombucha, postbiotik, pertumbuhan, dosis optimal, metode penyemprotan