Geometri merupakan salah satu cabang matematika yang memiliki peran fundamental dalam sistem pendidikan sekolah menengah pertama, namun siswa sering mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal geometri yang melibatkan proses kognitif kompleks seperti pemahaman konsep, penalaran logis, dan visualisasi spasial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal geometri pada siswa SMP kelas VII. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui tes, wawancara, dan kuesioner yang dianalisis menggunakan triangulasi data. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas VII SMP Darul Akhlaq Kabupaten Probolinggo yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa mengalami kesulitan signifikan dalam memahami konsep geometri, terutama dalam mengingat rumus (86,7%), membayangkan bentuk bangun (80%), dan memahami konsep luas (76,7%). Kesulitan ini berakar pada fondasi pemahaman yang lemah sejak awal pembelajaran dan metode pengajaran konvensional yang bersifat teacher-centered. Penelitian ini merekomendasikan implementasi pembelajaran kolaboratif dengan pendekatan konstruktivis yang lebih konkret dan visual untuk meningkatkan pemahaman geometri siswa.
Copyrights © 2025