Stunting merupakan permasalahan gizi kronis pada balita yang masih menjadi perhatian nasional karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik dan kualitas sumber daya manusia. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia balita menjadi salah satu faktor utama penyebab stunting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan ibu balita melalui edukasi gizi berbasis pemanfaatan pangan lokal dengan demonstrasi pembuatan puding ekstrak daun kelor. Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan praktik langsung yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa di Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sebesar 31%, dari 57% pada pre-test menjadi 88% pada post-test. Partisipasi aktif peserta selama diskusi dan demonstrasi menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis praktik efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu mengenai pencegahan stunting. Pemanfaatan puding ekstrak daun kelor berpotensi menjadi strategi edukasi gizi berbasis pangan lokal yang mudah diterapkan dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
Copyrights © 2025