Pesatnya pembangunan infrastruktur jalan mendorong inovasi penggunaan material yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga ramah lingkungan dan ekonomi. Abu serbuk kayu jati, sebagai limbah hasil pembakaran dari industri pengolahan kayu, berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pengisi dalam campuran aspal. Penelitian ini bertujuan untuk menuangkan karakteristik fisik abu kayu jati dan agregat alam dalam campuran perkerasan (Asphalt Concrete – Wearing Course) , melalui pengujian berat jenis dan daya serap berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Hasil uji menunjukkan bahwa abu serbuk kayu jati memiliki berat jenis 2,688 gr/cm³ dan memenuhi standar teknis. Penyerapan udara pada agregat alam tercatat sebesar 2,6% (10–15 mm), 3% (5–10 mm), dan 0,5% (0–5 mm), masih dalam batas spesifikasi. Temuan ini mendukung pemanfaatan abu serbuk kayu jati sebagai bahan alternatif dalam konstruksi jalan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025