Perlintasan sebidang kereta api merupakan titik kritis kecelakaan, terutama di wilayah perkotaan seperti Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana keselamatan pada JPL 14 di Jalan Bung Tomo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, inventarisasi kondisi eksisting, dan analisis teknis berdasarkan regulasi nasional. Hasil penelitian menunjukkan kondisi geometrik jalan tidak memenuhi standar dengan kemiringan melebihi batas yang ditentukan. Beberapa sarana keselamatan seperti rambu, marka, dan APILL belum tersedia atau dalam kondisi rusak, sementara palang pintu dan sistem persinyalan masih berfungsi baik berkat perawatan rutin oleh PT KAI. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rekomendasi layout perlintasan dan rencana anggaran rehabilitasi senilai Rp.142.225.969. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi instansi terkait dalam perbaikan keselamatan perlintasan sebidang.
Copyrights © 2025