Penelitian ini membahas tentang etika kepemimpinan Islam dan fenomena nepotisme pada masa Khalifah Utsman bin Affan dengan menggunakan metode studi pustaka (library research) dan pendekatan kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji tuduhan nepotisme yang diarahkan kepada Utsman serta menganalisisnya berdasarkan prinsip-prinsip etika kepemimpinan dalam Islam seperti keadilan (al-‘adl), amanah (al-amānah), dan musyawarah (asy-syūrā). Data diperoleh dari berbagai literatur klasik dan modern yang relevan, termasuk kitab sejarah, jurnal ilmiah, dan sumber normatif Al-Qur’an serta Hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Utsman dalam mengangkat kerabatnya bukanlah bentuk nepotisme negatif, melainkan keputusan rasional dan strategis yang didasari oleh pertimbangan kompetensi, loyalitas, serta tanggung jawab terhadap kestabilan pemerintahan Islam. Tuduhan nepotisme terhadap beliau lebih bersifat politis dan berakar pada konflik sosial yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah persatuan umat Islam.
Copyrights © 2025