Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi megibung serta untuk mengetahuisejarah megibung. Tradisi Megibung diperkenalkan oleh Raja Karangasem yaitu I GustiAgung Anglurah Ketut Karangasem sekitar tahun 1614 Caka atau 1692 Masehi. Tradisiini dibawa oleh I Gusti Agung Anglurah Ketut Karangasem saat menang perang dalammenaklukan kerajaan-kerajaan di Sasak, Lombok. Dahulu, saat prajurit sedang makan,Sang Raja membuat aturan makan bersama dalam posisi melingkar yang dinamakanMegibung. Bahkan, Sang Raja ikut makan bersama dengan para prajuritnya Tata caramegibung yaitu warga menyiapkan makanan di atas nampan yang sudah dialasi daunpisang. Nasi utih yang diletakkan di wadah itu disebut gibungan, sedangkan lauk dansayurnya disebut karangan atau selaan. Dari hasil penelitian yang sudah di lakukan yaitu bahwa tradisi megibung ini terdapat beberapa nilai yang terkandung yaitu terdiri dari ; (1). Nilai kekeluargaan.(2). Nilai kebersamaan,(3). Nilai relegius,dan (4). Nilai toleransi
Copyrights © 2020