Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi metode Jarimatika berbasis hands-on learning dalam meningkatkan kemampuan operasi hitung dan aktivitas belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas IV sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes kemampuan operasi hitung. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil antar-siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Jarimatika berbasis hands-on learning secara signifikan meningkatkan kemampuan operasi hitung siswa. Ketuntasan belajar meningkat dari 53% pada pra-siklus menjadi 67% pada siklus I dan mencapai 93% pada siklus II. Aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan dari kategori kurang aktif menjadi sangat aktif setelah penggunaan media papan tangan Jarimatika. Penelitian ini terbatas pada satu kelas dengan waktu pelaksanaan yang relatif singkat serta menggunakan analisis deskriptif, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Temuan penelitian ini memberikan alternatif strategi pembelajaran matematika yang menekankan pengalaman langsung, visual, dan kinestetik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran operasi hitung. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui integrasi metode Jarimatika dengan pendekatan hands-on learning berbantuan media papan tangan sebagai upaya memperkuat pemahaman konsep operasi hitung siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026