Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode yang digunakan guru dalam meningkatkan minat baca siswa di era digital di sekolah dasar. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru di SDN 1 Pagaralam, ditemukan beberapa strategi yang efektif, antara lain mendorong siswa untuk membaca buku bergambar, menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung, serta memberikan kuis membaca dengan hadiah untuk siswa yang tampil di depan kelas. Selain itu, pembentukan kelompok literasi baca yang mengharuskan siswa membaca selama 15 menit sebelum pelajaran juga berkontribusi pada peningkatan minat baca. Faktor pendukung seperti sarana baca yang memadai, kesadaran siswa, dan suasana kelas yang nyaman, serta faktor penghambat seperti kebosanan dan ketidaklancaran membaca, mempengaruhi efektivitas strategi ini. Di era digital, pemanfaatan buku digital dan game edukasi sebagai alat literasi digital memiliki potensi besar dalam meningkatkan minat baca siswa, meskipun tantangan seperti distraksi dari gadget dan kurangnya minat terhadap bahan bacaan masih ada. Penelitian ini menyarankan bahwa untuk meningkatkan keterampilan membaca di era digital, diperlukan pendekatan yang holistik, kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi secara bijak dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang mendukung perkembangan literasi di tahap pendidikan dasar.
Copyrights © 2025