Kesiapan mahasiswa keperawatan dalam menghadapi situasi gawat darurat sangat penting untuk menjamin keselamatan pasien dan efektivitas tindakan klinik. Teori Orem menekankan bahwa self-care agency atau kemampuan merawat diri sendiri berperan dalam menjaga kesiapan individu menghadapi tantangan klinik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-care preparedness berbasis Teori Orem dengan kesiapan mahasiswa D3 Keperawatan dalam menghadapi situasi gawat darurat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari 41 mahasiswa D3 Keperawatan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Self-Care Preparedness dan instrumen kesiapan gawat darurat yang telah tervalidasi. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-care preparedness mahasiswa berada pada kategori baik, sedangkan kesiapan menghadapi situasi gawat darurat berada pada kategori tinggi. Analisis korelasi menunjukkan hubungan yang kuat dan signifikan antara self-care preparedness dan kesiapan gawat darurat (r = 0.612; p = 0.000). Self-care preparedness berperan signifikan dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi situasi gawat darurat. Integrasi pembelajaran self-care berbasis Teori Orem dalam kurikulum keperawatan diusulkan untuk meningkatkan kesiapan klinik mahasiswa. elf-care preparedness, Orem’s Theory, nursing student readiness, emergency, D3 Nursing
Copyrights © 2026