Pemanfaatan ekosistem lamun menunjukkan bahwa profesi sebagai nelayan merupakan profesi yang diwariskan turun temurun sehingga adanya ketergantungan antara jasa ekosistem lamun dan aktivitas sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ekologi serta jenis biota yang bernilai ekonomi dari hasil tangkapan. Penelitian ini dilaksanaan pada bulan Juli sampai September 2024 bertempat di Desa Torosiaje Laut Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel lamun dengan metode line transect dengan menggunakan kuadran berukuran 50 x 50 cm dengan jarak antar kuadran lainnya 5 m. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kerapatan dan persen tutupan lamun. Berdasarkan hasil penelitian jenis lamun yang ditemukan di perairan Desa Torosiaje Laut sebanyak empat jenis yaitu jenis lamun Cymodocea rotundata, Halodule uninervis, Thalasia hemprichi, Enhalus acoroides. Kerapatan jenis lamun tertinggi di perairan Desa Torosiaje Laut ialah Enhalus acoroides dengan nilai kerapatan 16.66 ind/m2, sedangkan jenis lamun Halodule uninervis memiliki nilai kerapatan lamun terendah dengan nilai 1,33 ind/m2. Persen tutupan lamun di perairan Desa Torosiaje Laut dalam kategori miskin.
Copyrights © 2025