Indonesia merupakan pengekspor kelapa terbesar kedua dunia dengan kontribusi 38,3% dari ekspor kelapa global. Penelitian ini bertujuan menganalisis alur kegiatan ekspor komoditas kelapa pada PT. Elang Sriwijaya Perkasa dan mengidentifikasi hambatan operasional serta upaya strategis dalam mengatasi kendala ekspor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode case study. Populasi penelitian mencakup semua pihak terlibat dalam proses ekspor, sedangkan sampel ditentukan melalui purposive sampling dengan prinsip data saturation. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri sebagai human instrument, didukung oleh pedoman wawancara, lembar observasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan alur ekspor terdiri dari delapan tahapan terkoordinasi dan mengidentifikasi lima hambatan utama: kualitas kelapa tidak memenuhi standar, keterlambatan pembayaran, lamanya pengurusan dokumen, kurangnya koordinasi antar pihak, dan masalah teknis stuffing. PT. Elang Sriwijaya Perkasa telah mengimplementasikan lima upaya strategis termasuk quality control berlapis, sistem advance payment, proactive document management, relationship building, dan field supervision intensif. Kesimpulannya, keberhasilan ekspor bergantung pada integrasi harmonis antara aspek administratif, teknis operasional, dan koordinasi lintas stakeholder
Copyrights © 2026