Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pembinaan literasi digital dalam meningkatkan kompetensi narapidana di Lapas Kelas IIA Pancur Batu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan keterampilan dasar digital narapidana, seperti mengetik, mengedit video, dan membuat konten digital. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri dengan dukungan fasilitas terbatas, yaitu tiga unit komputer tanpa instruktur khusus. Antusiasme narapidana serta dukungan penuh dari petugas pembinaan menjadi faktor penguat keberhasilan program, meskipun pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan sumber daya, belum adanya SOP dan kurikulum baku, minimnya sistem evaluasi formal, serta pola pengambilan keputusan yang bersifat top-down sehingga partisipasi narapidana terbatas sebagai pelaksana pasif. Secara keseluruhan, program ini dinilai relevan dengan kebutuhan narapidana untuk mempersiapkan diri menghadapi masa bebas dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan secara lebih terstruktur dan inovatif.
Copyrights © 2025