Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembinaan kerohanian Islam dalam meningkatkan pembinaan kepribadian narapidana di Lapas Kelas IIA Pematang Siantar. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi input, program telah didukung oleh tenaga pembimbing, sarana ibadah, kurikulum, serta regulasi, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam jumlah pembimbing dan fasilitas. Dari sisi proses, kegiatan kerohanian dilaksanakan secara rutin melalui pengajian, shalat berjamaah, kajian keagamaan, serta peringatan hari besar Islam dengan tingkat partisipasi narapidana yang cukup tinggi. Dari sisi hasil, program ini mampu meningkatkan disiplin, kesadaran beragama, pengendalian diri, serta menciptakan suasana Lapas yang lebih kondusif. Namun demikian, hambatan berupa variasi kapasitas pembimbing, keterbatasan sarana prasarana, dan ketiadaan pedoman tertulis masih menjadi tantangan yang perlu segera diatasi agar tujuan pembinaan lebih optimal tercapai.
Copyrights © 2025