Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif penerapan mindfulness dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan sosial anak berkebutuhan khusus (ABK) di lingkungan pendidikan inklusif. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel yang diterbitkan antara tahun 2010 hingga 2025, yang diperoleh dari basis data ScienceDirect, ERIC, ProQuest, Taylor & Francis Online, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan mindfulness secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan regulasi emosi, konsentrasi, dan kesejahteraan psikologis anak dengan kebutuhan khusus seperti ASD, ADHD, dan learning disabilities. Selain itu, program mindfulness juga berkontribusi terhadap penurunan stres pada guru dan orang tua, peningkatan empati, serta penguatan hubungan sosial di lingkungan sekolah. Intervensi seperti MYmind dan Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) terbukti efektif baik dalam jangka pendek maupun menengah. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa mindfulness merupakan pendekatan multidimensional yang relevan dan efektif dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang inklusif, empatik, dan berdaya, sehingga dapat dijadikan dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada kesejahteraan emosional seluruh pihak di sekolah.
Copyrights © 2025