Penelitian ini menganalisis strategi militer TNI melalui Komando Operasi Habema (Koops Habema) dalam menghadapi konflik separatis di Papua guna menjaga kedaulatan NKRI. Penelitian menggunakan pendekatan Smart Power yang mengintegrasikan soft power, hard power, dan diplomasi, didukung taktik gerilya modern, pemanfaatan teknologi militer, Operasi Dukungan Teritorial (Opsdukter), dan Operasi Dukungan Penerangan (Opsdukpen). Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif berbasis data sekunder dan wawancara terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Koops Habema efektif melalui fleksibilitas small unit tactics, penggunaan teknologi ISR dan C4ISR, serta pelibatan masyarakat. Namun, tantangan utama meliputi medan geografis sulit, taktik gerilya kelompok separatis, keterbatasan infrastruktur, dan sorotan HAM. Penelitian merekomendasikan penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kompetensi budaya lokal, serta transparansi operasi.
Copyrights © 2025