AbstractPhilosophy of education plays a fundamental role in shaping the direction and quality of national education. This study aims to analyze the influence of educational philosophy on curriculum development, teaching practices, and character formation in the Indonesian context. Using a qualitative approach through a literature review, the study examines major philosophical perspectives, educational theories, and scholarly sources related to curriculum design and character education. The findings indicate that educational philosophy functions as a normative foundation for formulating holistic educational goals that integrate cognitive, affective, and psychomotor domains. Furthermore, philosophical principles significantly influence the development of curricula that are aligned with Indonesia’s sociocultural context, particularly those grounded in Pancasila values. In teaching practice, philosophical foundations encourage reflective, participatory, and learner-centered approaches, as exemplified in the implementation of the Merdeka Curriculum. Educational philosophy also contributes to strengthening character education through the internalization of moral, ethical, and social responsibility values. Despite its substantial contribution, limited philosophical understanding among educators remains a challenge in its practical application. This study concludes that strengthening educators' understanding of educational philosophy is essential for improving teaching quality and ensuring the relevance of curricula, enabling education to produce intelligent, ethical, and adaptable future generations.Keywords: Philosophy Of Education, Curriculum, Character, Teaching PracticesAbstrakFilsafat pendidikan memiliki peran fundamental dalam membentuk arah dan kualitas pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh filsafat pendidikan terhadap pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, dan pembentukan karakter peserta didik di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka yang menelaah teori-teori filsafat pendidikan, aliran filsafat, serta dokumen ilmiah terkait pengembangan kurikulum dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan berperan sebagai landasan normatif dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, filsafat berpengaruh signifikan terhadap desain kurikulum yang relevan dengan konteks sosial budaya Indonesia, khususnya melalui nilai-nilai Pancasila. Dalam praktik pembelajaran, filsafat pendidikan mendorong penerapan metode yang reflektif, partisipatif, dan berpusat pada peserta didik, sebagaimana dicontohkan dalam Kurikulum Merdeka. Filsafat juga berkontribusi pada penguatan pendidikan karakter melalui internalisasi nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial. Meski memberikan kontribusi besar, pemahaman guru yang masih terbatas mengenai prinsip-prinsip filosofis menjadi tantangan dalam implementasi di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pemahaman filsafat pendidikan sangat penting guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi kurikulum di Indonesia, sehingga pendidikan mampu menghasilkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.Kata Kunci: Filsafat Pendidikan, Kurikulum, Karakter, Pembelajaran
Copyrights © 2025