Pendahuluan: Kurangnya pengetahuan ibu nifas mengenai perawatan luka jahitan perineum masih menjadi permasalahan yang berpotensi meningkatkan risiko infeksi serta memperlambat proses penyembuhan pascapersalinan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada ibu nifas di Desa Jero Gunung, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur. Diperlukan upaya edukasi kesehatan yang praktis dan mudah dipahami untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas terkait perawatan luka perineum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka jahitan perineum melalui edukasi menggunakan media buku saku. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan dengan ceramah interaktif, demonstrasi langsung perawatan luka jahitan perineum, diskusi kelompok, serta pendampingan individual. Media edukasi yang digunakan berupa buku saku berisi informasi sederhana dan aplikatif. Tingkat pengetahuan ibu nifas diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan edukasi. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu nifas setelah diberikan edukasi menggunakan buku saku. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan rendah, sedangkan setelah intervensi mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Buku saku yang dihasilkan menjadi luaran utama dan berfungsi sebagai media edukasi berkelanjutan bagi ibu nifas serta pendukung edukasi tenaga kesehatan di masyarakat. Kesimpulan: Edukasi kesehatan menggunakan media buku saku efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka jahitan perineum dan dapat diterapkan sebagai metode edukasi yang praktis dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
Copyrights © 2026