Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang berdampak multidimensional, tidak hanya pada individu yang mengalaminya tetapi juga pada keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam proses perawatan dan pemulihan. Peran keluarga yang krusial sering kali dihadapkan pada keterbatasan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan emosional dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia. Psikoedukasi keluarga merupakan salah satu pendekatan nonfarmakologis yang bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga tentang penyakit, mengembangkan strategi koping adaptif, serta memperkuat keterampilan perawatan dan dukungan emosional. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa psikoedukasi keluarga secara konsisten berkontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga, pengurangan beban psikososial, serta penurunan angka kekambuhan pasien skizofrenia. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi psikoedukasi keluarga dalam praktik keperawatan jiwa secara komprehensif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026