Madrasah telah memainkan peran penting dalam menjaga identitas agama dan budaya lokal di tengah kebijakan kolonial yang bertujuan untuk mengintegrasikan masyarakat ke dalam sistem pendidikan Barat. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan madrasah sebagai bagian integral dari sejarah sosial dan budaya Banten selama masa kolonial. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah berbasis metode kualitatif, yang melibatkan analisis arsip kolonial, dokumen resmi, literatur akademik, dan narasi masyarakat lokal sebagai sumber utama. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa madrasah tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran agama Islam, tetapi juga berperan dalam membangun identitas kolektif komunitas Muslim Banten. Penelitian ini menawarkan wawasan baru tentang dinamika sosial dan budaya Banten selama masa kolonial dan menyoroti pentingnya pendidikan madrasah sebagai elemen integral dalam menjaga identitas budaya dan agama dalam menghadapi tekanan kolonialisme. Penelitian ini juga menjadi acuan penting untuk pemahaman yang lebih luas tentang hubungan antara pendidikan tradisional dan transformasi sosial-politik dalam sejarah Indonesia.
Copyrights © 2025