Penelitian ini mengkaji kontribusi KH. Aceng Zakaria dalam pengembangan pendidikan Islam di lingkungan Pesantren Persatuan Islam (Persis) pada periode 1982–2022. Kontribusi KH. Aceng terwujud melalui produksi karya-karya keilmuan yang membentuk fondasi epistemologis pesantren. Karya seperti Al-Hidāyah fī Masā’il Fiqhiyyah Muta‘āriḍah, Al-Mabādi’ fī ‘Ilm Muṣṭalaḥ al-Ḥadīṡ, dan Al-Asāsī fī ‘Ilm al-Farā’iḍ menegaskan orientasi keilmuan yang berbasis pada dalil, analisis komparatif, serta penyajian materi fiqih, hadis, dan muamalah secara sistematis. Pada tahap ini, KH. Aceng berkontribusi dalam membangun pola nalar tekstual-kritis yang kemudian menjadi identitas epistemologis Pesantren Persis, sekaligus menyediakan perangkat rujukan yang memperkuat kurikulum dasar di berbagai lembaga pendidikan Persis. Kontribusi KH. Aceng berkembang ke tahap implementasi institusional, yang ditandai oleh penggunaan lebih dari lima puluh karyanya sebagai bahan ajar resmi di pesantren-pesantren Persis seperti Persis 99 Rancabango, Persis 106 Al-Falah Kopo, dan Persis 34 Cibegol. Karya-karya seperti Al-Muyassar fī ‘Ilm al-Naḥwi, Belajar Nahwu Sistem 40 Jam, Ilmu al-Tauhid, dan Hadyu ar-Rasūl menjadi instrumen utama dalam pembelajaran bahasa Arab, fiqih, dan akidah. Implementasi lintas generasi ini menunjukkan bahwa KH. Aceng tidak hanya berperan sebagai ulama penulis yang produktif, tetapi juga sebagai arsitek metodologi pembelajaran yang memadukan tradisi turāth dengan pendekatan tajdīd yang modern dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap lebih dari 120 karya tulis KH. Aceng, dokumentasi penerbit Ibn Azka Press, serta wawancara dengan keluarga, alumni, dan pengajar pesantren Persis. Temuan penelitian menegaskan bahwa kontribusi KH. Aceng Zakaria selama empat dekade berpengaruh signifikan dalam memperkuat kurikulum, tradisi intelektual, dan struktur pendidikan Islam Persis, sehingga membentuk generasi santri yang ilmiah, berakhlak, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Copyrights © 2025