Analisis bibliometrik semakin sering diterapkan sebagai pendekatan sistematis untuk memetakan perkembangan ilmu pengetahuan dan secara objektif serta transparan dalam mengidentifikasi gap penelitian. Namun, dalam praktiknya, banyak peneliti, terutama peneliti pemula, masih menghadapi tantangan dalam memahami secara komprehensif tahapan analisis bibliometrik dan menerjemahkannya menjadi dasar untuk mengidentifikasi gap penelitian yang signifikan. Editorial ini bertujuan menguraikan tahapan kunci dalam analisis bibliometrik berdasarkan pengalaman penulis dan literatur metodologis, meliputi: (1) penyusunan strategi pencarian artikel, (2) proses skrining dan ekstraksi data, (3) analisis data bibliometrik, (4) interpretasi hasil, serta (5) penyusunan laporan atau rancangan publikasi bibliometrik. Setiap tahapan dibahas secara konseptual dengan contoh aplikatif untuk menunjukkan bagaimana bibliometrik dapat digunakan tidak hanya sebagai alat pemetaan, tetapi juga sebagai landasan argumentatif dalam merumuskan gap penelitian. Editorial ini menyampaikan bahwa analisis bibliometrik yang dilakukan secara sistematis dan reflektif mampu meningkatkan kualitas dasar argumentasi penelitian. Oleh karena itu, penulis menyarankan agar penerapan bibliometrik dilakukan secara bertanggung jawab, transparan, dan dikombinasikan dengan penilaian substantif guna menghasilkan agenda riset yang relevan dan berpengaruh.
Copyrights © 2026