Arabic language instruction at the Madrasah Tsanawiyah level faces growing challenges in staying relevant and meaningful for students in today’s dynamic world. A rigid and overly standardized curriculum often hinders students from engaging with the language in a practical and contextual way. In this situation, teachers are increasingly expected to act not only as curriculum implementers but also as creative designers of learning experiences. This study aims to explore conceptually how Arabic language teachers can serve as agents of innovation in curriculum development at the Madrasah Tsanawiyah level. Using a library research approach, the study draws upon various scholarly works, curriculum documents, and educational policies to build a comprehensive understanding of the teacher’s role in shaping innovative learning practices. The analysis employs content analysis techniques to uncover key ideas related to innovation strategies and the role of teachers in curricular design. The study concludes that empowering teachers as contextual curriculum designers, fostering innovation beyond technological tools, and supporting reflective practice are essential for addressing the challenges in Arabic language instruction.Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah saat ini dihadapkan pada tantangan untuk tetap relevan dengan perkembangan zaman. Kurikulum yang kaku dan tidak kontekstual sering kali menyulitkan siswa dalam memahami dan mengaplikasikan bahasa secara fungsional. Dalam situasi seperti ini, guru tidak lagi cukup berperan sebagai pelaksana semata, tetapi juga dituntut menjadi perancang pembelajaran yang kreatif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual bagaimana guru dapat berperan sebagai agen inovasi dalam pengembangan kurikulum Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, kajian ini menelaah berbagai literatur, kebijakan, dan dokumen akademik yang relevan untuk membangun pemahaman yang utuh tentang peran strategis guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Analisis dilakukan melalui pendekatan analisis isi guna menemukan gagasan-gagasan utama terkait strategi inovasi dan peran guru dalam konteks kurikulum. Hasil kajian ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai perancang kurikulum yang kontekstual, menunjukkan bahwa inovasi tidak harus berbasis teknologi, serta menekankan perlunya refleksi diri dan dukungan sistemik bagi guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran Bahasa Arab.
Copyrights © 2025