Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas lalonggasumeeto bahwa jumlah kasus stunting pada tahun 2020 yaitu sebanyak 12 pasien (7,3%), tahun 2021 sebanyak 18 orang pasien (9,1%), tahun 2022 sebanyak 28 pasien (10,7%) dan Tahun 2023 diketahui sebanyak 32 orang (16,6%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Desa Nii Tanasa.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 43 responden, dengan teknik penarikan sampel secara Simple random sampling, dengan jumlah sampel 31 responden. Metode analisis menggunakan uji Statistik Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan sedang antara pengetahuan ibu tentang gerakan 1000 hari pertama kehidupan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Nii Tanasa dengan hasil uji koefisien phi sebesar 0,504 dan ada kuat antara hubungan sikap ibu tentang gerakan 1000 hari pertama kehidupan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Nii Tanasa. Hasil uji koefisien phi sebesar 0,631. Bagi Puskesmas diharapkan untuk Petugas kesehatan Puskesmas dapat meningkatkan program yang sudah terlaksana dengan mengevaluasi program penanganan kasus stunting secara berkala.
Copyrights © 2025