Sampah organik rumah tangga merupakan potensi bahan hayati yang belum dimanfaatkan secara optimal di tingkat masyarakat. Sebagian besar limbah organik dibuang tanpa pengolahan, menyebabkan masalah lingkungan dan hilangnya sumber nutrien bagi tanah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengolah limbah organik menjadi kompos sebagai bentuk konservasi tanah pekarangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan pembuatan kompos sederhana, dan pendampingan praktik langsung di rumah peserta. Teknik analisis yang digunakan bersifat deskriptif-komparatif dengan membandingkan hasil pretest dan posttest, serta observasi keterlibatan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 25% menjadi 85%, keterampilan teknis meningkat dari 15% menjadi 75%, dan kemauan mengadopsi teknologi kompos naik dari 30% menjadi 90%. Seluruh peserta berhasil membuat unit kompos mandiri menggunakan keranjang atau ember bekas. Edukasi pengolahan kompos sederhana terbukti efektif meningkatkan kesadaran lingkungan, keterampilan teknis, serta mendukung konservasi tanah pekarangan secara berkelanjutan. Kata Kunci : Sampah organik; Rumah tangga, Kompos sederhana; Edukasi lingkungan
Copyrights © 2026