Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kebijakan yang diterapkan oleh Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 7 dalam meningkatkan kedisiplinan guru, khususnya terkait kehadiran dan kinerja mengajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam (berdasarkan wawancara dengan Bapak Subyono Ditehraya S. Agi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menerapkan kombinasi kebijakan yang ketat dan humanis, meliputi: (1) Sistem Absensi Digital (fingerprint) dengan batas waktu ketat (sebelum 07.05 WIB); (2) Skema Insentif Disiplin ("uang kerajinan") sebagai motivasi positif; dan (3) Sistem Pembinaan Bertahap yang mengedepankan teguran personal dan santun untuk menumbuhkan kesadaran. Sekolah juga menekankan kegiatan pembinaan karakter dan kebugaran jasmani melalui kegiatan pagi wajib. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedisiplinan guru di SMP Muhammadiyah 7 dibangun melalui keteladanan pimpinan dan sistem yang memadukan pengawasan struktural, motivasi positif, dan pendekatan persuasif yang humanis. Kedisiplinan guru dianggap sebagai fondasi utama keberhasilan sekolah dan telah menjadi bagian dari visi dan misi sekolah.
Copyrights © 2025