Manajemen piutang merupakan bagian penting dalam pengelolaan modal kerja perusahaan yang berperan dalam menjaga kelancaran arus kas dan stabilitas likuiditas. Piutang usaha yang tidak dikelola secara efektif berpotensi menimbulkan penumpukan dana pada aset non-kas sehingga dapat menurunkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen piutang dan dampaknya terhadap likuiditas pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Analisis dilakukan melalui perhitungan receivable turnover, average collection period, current ratio, dan quick ratio, serta analisis kecenderungan hubungan antara efisiensi pengelolaan piutang dan kondisi likuiditas perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran piutang Indofood berada pada kondisi stabil dengan periode penagihan rata-rata 25,81–27,21 hari. Sementara itu, rasio likuiditas mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, yang ditunjukkan oleh kenaikan current ratio dari 1,37 pada tahun 2020 menjadi 2,15 pada tahun 2024. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan piutang yang efisien memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan likuiditas perusahaan, terutama melalui percepatan konversi piutang menjadi kas.
Copyrights © 2026