Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Jigsaw yang didukung oleh sumber daya museum virtual terhadap motivasi belajar siswa di MTs Mambaul Ulum. Pendekatan eksperimen kuantitatif digunakan, memanfaatkan desain kelompok kontrol non-ekuivalen pretes-postes. Desain tersebut melibatkan dua kelas Kelas 8: Kelas 8C berfungsi sebagai kelompok kontrol dengan 26 siswa, sementara Kelas 8D berfungsi sebagai kelompok eksperimen dengan 20 siswa. Peserta dipilih menggunakan purposive sampling. Kedua kelompok menjalani pretes sebelum intervensi dan postes setelah intervensi. Kelompok kontrol menerima instruksi konvensional, sedangkan kelompok eksperimen diajarkan menggunakan model Jigsaw yang terintegrasi dengan dukungan museum virtual. Kuesioner digunakan untuk mengukur motivasi belajar siswa, dan data dianalisis menggunakan Uji-T Sampel Independen. Analisis mengungkapkan bahwa nilai signifikansi pretes (sig. 2-tailed) antara kelompok eksperimen dan kontrol adalah 0,383 > 0,05, yang menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan sebelum intervensi. Namun, nilai signifikansi pasca-uji adalah 0,015 < 0,05, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok setelah intervensi, sehingga menolak hipotesis nol (H₀) dan menerima hipotesis alternatif (H₁).
Copyrights © 2025