Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi pelestarian naskah Arab Pegon yang diwariskan secara turun-temurun oleh keluarga di Desa Pontang Legon, Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara langsung kepada narasumber utama, yaitu Ibu Qurrotul Ummi (54 tahun), penjaga naskah Arab Pegon keluarga. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa naskah Arab Pegon ditemukan secara tidak sengaja ketika narasumber merapikan buku-buku lama, kemudian dijaga dan dirawat dengan penuh tanggung jawab untuk diwariskan kepada anaknya. Naskah ini mengandung nilai-nilai spiritual yang berkaitan dengan ajaran keagamaan, kesadaran moral, serta kearifan lokal masyarakat Pontang Legon. Selain itu, pelestarian naskah ini memiliki relevansi terhadap penguatan identitas budaya dan pembelajaran keagamaan di lembaga pendidikan lokal seperti Madrasatul Awal/Diniyah. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik pelestarian naskah Arab Pegon bukan hanya bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, tetapi juga merupakan manifestasi dari hubungan antara budaya, spiritualitas, dan pendidikan masyarakat pesisir Banten.
Copyrights © 2026