Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SHALAHUDDIN AL-AYYUBI DAN DINASTI AYYUBIYAH : PAHLAWAN ISLAM YANG MENGUBAH SEJARAH Yuliana Pradani; Sulis Safitri; Tubagus Gafar Akas; Ahmad Maftuh Sujana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shalahuddin Al-Ayyubi adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Islam dan dunia. Sebagai pendiri Dinasti Ayyubiyah, ia tidak hanya berhasil menyatukan umat Islam di Timur Tengah, tetapi juga memainkan peran utama dalam Perang Salib, khususnya dalam merebut kembali Yerusalem dari pasukan Salib pada tahun 1187. Kepemimpinannya dikenal karena strategi militer yang cerdas, kebijaksanaan dalam pemerintahan, serta sikapnya yang penuh belas kasih terhadap musuh dan rakyatnya. Selain keunggulan militernya, ia juga melakukan reformasi pemerintahan, memperkuat pendidikan Islam, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kekuasaannya. Artikel ini menggunakan pendekatan historis dengan merujuk pada sumber primer dan sekunder yang relevan, sehingga dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kiprah Shalahuddin Al-Ayyubi sebagai pahlawan Islam yang mengubah sejarah. Warisan kepemimpinannya tetap menjadi simbol kepahlawanan dan keadilan, serta menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
NILAI SPIRITUAL DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PELESTARIAN NASKAH ARAB PEGON WARISAN KELUARGA DI PONTANG LEGON, BANTEN Ahmad Maftuh Sujana; Adnan Naufal Rahman; Tubagus Gafar Akas; Danang Syaifullah; Fajar Fajar; Alvin Syarif Maulana; Pipin Safinah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi pelestarian naskah Arab Pegon yang diwariskan secara turun-temurun oleh keluarga di Desa Pontang Legon, Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara langsung kepada narasumber utama, yaitu Ibu Qurrotul Ummi (54 tahun), penjaga naskah Arab Pegon keluarga. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa naskah Arab Pegon ditemukan secara tidak sengaja ketika narasumber merapikan buku-buku lama, kemudian dijaga dan dirawat dengan penuh tanggung jawab untuk diwariskan kepada anaknya. Naskah ini mengandung nilai-nilai spiritual yang berkaitan dengan ajaran keagamaan, kesadaran moral, serta kearifan lokal masyarakat Pontang Legon. Selain itu, pelestarian naskah ini memiliki relevansi terhadap penguatan identitas budaya dan pembelajaran keagamaan di lembaga pendidikan lokal seperti Madrasatul Awal/Diniyah. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik pelestarian naskah Arab Pegon bukan hanya bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, tetapi juga merupakan manifestasi dari hubungan antara budaya, spiritualitas, dan pendidikan masyarakat pesisir Banten.