Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINASTI FATIMIYAH: SEJARAH, KEJAYAAN, DAN KEJATUHAN KEKHALIFAHAN SYIAH ISMAILIYAH Adnan Naufal Rahman; Ashar Dwijulianto; Ahmad Maftuh Sujana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinasti Fatimiyah adalah salah satu kekhalifahan paling signifikan dalam sejarah Islam klasik yang membawa mazhab Syiah Ismailiyah ke puncak kekuasaan. Berdiri pada awal abad ke-10 M di wilayah Ifriqiyah dan memindahkan ibu kota ke Mesir, dinasti ini menjadi pusat kekuatan politik, keilmuan, dan perdagangan dunia Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis analitik dengan meninjau sumber-sumber primer dan sekunder. Kajian ini membahas latar belakang berdirinya Dinasti Fatimiyah, dinamika kekuasaannya, kontribusi dalam bidang intelektual dan sosial, hingga sebab-sebab kejatuhannya
NILAI SPIRITUAL DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PELESTARIAN NASKAH ARAB PEGON WARISAN KELUARGA DI PONTANG LEGON, BANTEN Ahmad Maftuh Sujana; Adnan Naufal Rahman; Tubagus Gafar Akas; Danang Syaifullah; Fajar Fajar; Alvin Syarif Maulana; Pipin Safinah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi pelestarian naskah Arab Pegon yang diwariskan secara turun-temurun oleh keluarga di Desa Pontang Legon, Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara langsung kepada narasumber utama, yaitu Ibu Qurrotul Ummi (54 tahun), penjaga naskah Arab Pegon keluarga. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa naskah Arab Pegon ditemukan secara tidak sengaja ketika narasumber merapikan buku-buku lama, kemudian dijaga dan dirawat dengan penuh tanggung jawab untuk diwariskan kepada anaknya. Naskah ini mengandung nilai-nilai spiritual yang berkaitan dengan ajaran keagamaan, kesadaran moral, serta kearifan lokal masyarakat Pontang Legon. Selain itu, pelestarian naskah ini memiliki relevansi terhadap penguatan identitas budaya dan pembelajaran keagamaan di lembaga pendidikan lokal seperti Madrasatul Awal/Diniyah. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik pelestarian naskah Arab Pegon bukan hanya bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, tetapi juga merupakan manifestasi dari hubungan antara budaya, spiritualitas, dan pendidikan masyarakat pesisir Banten.