Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Ibtidaiyah An-Nafira Sumatera Selatan. Kurikulum ini dirancang untuk mengintegrasikan nilai kasih sayang, empati, dan komunikasi santun dalam proses belajar mengajar, sehingga tercipta suasana kelas yang harmonis dan mendukung perkembangan karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah mix method dengan teknik pengumpulan data melalui angket kepada 30 siswa. Instrumen angket memuat tiga indikator utama, yaitu pendekatan personal guru–siswa, integrasi nilai kasih sayang dalam materi, dan pembentukan lingkungan belajar positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memberikan tanggapan setuju atau sangat setuju terhadap penerapan kurikulum ini, dengan persentase tertinggi pada indikator guru menggunakan bahasa sopan saat berinteraksi (93,3%) dan kelas terasa nyaman dan aman untuk belajar (93,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta efektif dalam membangun hubungan positif antara guru dan siswa, menumbuhkan empati, serta menciptakan iklim belajar yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan penerapan berkelanjutan kurikulum ini pada mata pelajaran lain untuk memperkuat pembinaan karakter di sekolah dasar.
Copyrights © 2025