Transformasi digital abad ke-21 mendorong dunia pendidikan untuk terus beradaptasi melalui pemanfaatan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna. Kurikulum Merdeka membuka ruang bagi inovasi pembelajaran yang berpusat pada siswa, sekaligus memperkuat kemampuan berpikir tingkat tinggi dan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Deep learning hadir sebagai alternative pedagogis yang menekankan proses belajar mendalam melalui kesadaran, bermakna dan menggembirakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi pembelajaran bermakna melalui penerapan deep learning pada implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Dengan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, kajian menunjukkan bahwa deep learning meningkatkan kualitas pembelajaran melalui inkuiri, proyek, pemecahan masalah, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi. Namun, penerapannya masih terkendala keterbatasan sarana, kesenjangan akses digital, dan kompetensi guru yang belum merata. Temuan menegaskan pentingnya penguatan kapasitas guru, dukungan fasilitas, serta perencanaan pembelajaran yang fleksibel dan kontekstual.
Copyrights © 2026